Memang sulit menjadi seorang fasilitator diusia dini, tapi dalam hal ini remaja-remaja PMR tidak layaknya seorang Fasilitator seperti yang ada pada umumnya seperti teman-teman relawan kenal. Melainkan menjadi seorang fasilitator yang siap mensosialisasikan dan menyebarkan informasi Kepalangmerahan dan kesiapsiagaan bencana kepada teman-teman sekolah atau remaja lainnya.
Kegiatan ini bernama ”Pelatihan Fasilitator Remaja Peduli Bencana Tingkat PMR Wira PMI Cabang bangli Tahun 2009”. Kegiatan ini berlangsung pada hari sabtu sampai dengan senin tanggal 7 sampai 9 Maret 2009 yang bertempat di SMU Negeri 1 Bangli. Dimana terdiri dari 21 peserta yang diantaranya terdiri dari perwakilan 2 orang dari masing-masing SMA dan SMK se Bangli, 1 orang putra dan 1 orang putri. Namun dari peserta tersebut tidak terdaftar anggota SATIN PMI Cabang Bangli.
Kegiatan ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaran kelompok remaja sekolah terhadap PMI dan kesiapsiagaan bencana, dan bertujuan membentuk fasilitator RPB yang mempunyai pengetahuan dan keterampilan tentang kesiapsiagaan bencana disekolahnya serta menggairahkan kegiatan Palang Merah Remaja dilingkungan PMI Cabang Bangli melalui pemanfaatan program kesiapsiagaan bencana dilingkungan sekolah. Untuk materi yang diberikan mengacu pada Materi Pelatihan RPB PMI Daerah Bali dengan total 16 jam. dan untuk Fasilitator berasal dari Pembina Inti PB untuk Program Kesiapsiagaan Bencana Sekolah (DP/DR School Program) PMI Cabang Bangli. Selain materi juga diberikan permaian yang sesuai dengan karakter seorang Fasilitator.
Jadi diharapkan nanti khususnya PMI Cabang Bangli dalam melaksanakan peran dan tugas dalam penanggulangan bencana dan usaha-usaha kesiapsiagaan baik ditingkat masyarakat maupun ditingkat siswa/remaja sekolah dapat menjadi lebih ringan dengan adanya pelatihan Fasilitator RPB ini. Dan umumnya tugas dan peran PMI dalam kemanusiaan bisa dilaksanakan dengan baik
Coco




9 respon sejauh ini
1 hqyy pada 8 Nopember 2009 pukul 20:35
wahh… okk bngeet PMR di bangli tetep semangt ya…………….maju terus PMI….
2 cahya pada 23 Maret 2009 pukul 21:17
selamat buat rekan-rekan relawan masa depan di bangli. perjuangan kalian semua akan menjadi teladan bagi daerah yang lain..
teman-teman relawan yang lain : jangan pernah bosan membimbing adik2nya untuk tetap menjadi yang terbaik…
untuk yang menulis beritanya.. teruslah berkarya tuk menerapkan ilmunya,,he2.
terakhir, maju terus PMI tercinta, semoga selalu sukses dan aku akan terus bergabung demi kemanusiaan…
salam.
3 mo2n pada 16 Maret 2009 pukul 15:07
Cie…..cie……… Mantap tu kegiatannya.
Salut buat anak2 PMR n moga Relawan g kalah n menjadi motivasi buat kawan2 Relawan utk maju.
Siamo.
4 mo2n pada 16 Maret 2009 pukul 15:04
wihhhhhhh………keren Choy kegiatannya…
Lanjut terus ya n tetep Cayo…..
Siamo.
5 sastra pada 10 Maret 2009 pukul 09:10
Selamat dan sukses untuk relawan masa depan PMI,
bekerjalah dan berdoalah..
Moga adik2 PMR bisa menjadi relawan yang tangguh,cakap dan tauladan di mana saja berada.
Salam
6 ian_tanguh pada 9 Maret 2009 pukul 13:50
Untuk temanku yang sedang berjuang..
kadang untuk mencapai suatu tujuan yang mulia di butuhkan banyak pengorbanan….kadang sesuatu yang kita ingin tunjukan baik dimata orang bisa berputar sebaliknya…ngk selamanya jalan itu lurus..kadang kita menemukan suatu tikungan bahkan jalan yang berlobang…tapi jika kita melalui itu dengan penuh semngat dan harapan..maka semua itu akan kita dapat atasi..
semoga dengan diadakannya kegiatan ini..kita memiliki rekan-rekan relawan yang tangguh dan selalu siap membantu sesama..walaupun di usia yang masih remaja..tapi jangan takut..kalian adalah relawan yang terlatih..tanggap..dan teladan.dan berjiwa palang merah..maju terus jangan pernah menyerah…
.
..siamo tutti frately..
7 coco pada 9 Maret 2009 pukul 12:53
mahon maaf kepada teman-teman, ada kesalahan pada berita ini. Untuk rekan dika sudah jelas 5W 1H’nya???? apa sudah jelas untuk beritanya???
8 bebas_ajus pada 9 Maret 2009 pukul 12:52
wehh.. mantap tu kegiatanya di bangli…
selamat deh buat adik PMR di bangli
tetep SEMANGAT
SIAMO
9 Reggae pada 9 Maret 2009 pukul 07:37
Memang sulit,karena dibutuhkan kemampuan untuk berani berbicara didepan orang banyak,dan juga diperlukan kemampuan untuk menghafalkan informasi yang ada untuk diperbicarakan dalam sesi tanya jawab….
Saya dulu sebagai fasilitator menghadapi masalah seperti demikian…
Keuntungannya adalah mereka yang berkewajiban andapat tugas sebagai fasilitator biasanya mereka lebih mengetahui informasi yang ada dalam bidang PMI..
PMI Maju Terus…
Membantu Sesama….
Reggae.
Beri komentar