![]() |
Kemanusiaan Gerakan Palang Merah dan Bulan sabit Merah Internasional didirikan berdasarkan keinginan memberi pertolongan tanpa membedakan korban yang terluka di dalam pertempuran, mencegah dan mengatasi penderitaan sesama manusia. Palang Merah menumbuhkan saling pengertian, persahabatan, kerjasama dan perdamaian abadi bagi sesama manusia. |
![]() |
Kesamaan Gerakan ini tidak membuat perbedaan atas dasar kebangsaan, kesukuan, agama atau pandangan politik. Tujuannya semata-mata mengurangi penderitaan manusia sesuai dengan kebutuhannya dan medahulukan keadaan yang paling parah. |
![]() |
Kenetralan Agar senantiasa mendapat kepercayaan dari semua pihak, gerakan ini tidak boleh memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, kesukuan, agama atau ideologi. |
![]() |
Kemandirian Gerakan ini bersifat mandiri. Perhimpunan nasional disamping membantu Pemerintahnya dalam bidang kemanusiaan, juga harus mentaati peraturan negaranya, harus selalu menjaga otonominya sehingga dapat bertindak sejalan dengan prinsip-prinsip gerakan ini. |
![]() |
Kesukarelaan Gerakan ini adalah gerakan pemberi bantuan sukarela, yang tidak didasari oleh keinginan untuk mencari keuntungan apa pun |
![]() |
Kesatuan Di dalam suatu negara hanya ada satu perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah yang terbuka untuk semua orang dan melaksanakan tugas kemanusiaan di seluruh wilayah. |
![]() |
Kesemestaan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah bersifat semesta. Setiap Perhimpunan Nasional mempunyai hak dan tanggung jawab yang sama dalam menolong sesama manusia. |
Berdasarkan Statuta / Anggaran Dasar Gerakan, masalah lambang pelindung yaitu Palang Merah dan Bulan Sabit Merah juga perlu mendapat perhatian untuk dibahas dan disebarluaskan. Setiap orang perlu diberi pengertian bahwa orang dan benda / objek apapun yang memakai lambang pelindung tersebut tidak boleh diserang. Perlu juga ditekankan mengenai siapa saja yang berhak menggunakan lambang tersebut. Penghormatan terhadap lambang ini perlu ditegakkan pada masa damai untuk menjamin pula penghormatannya pada saat konflik bersenjata. Masalah lambang ini sangat penting karena menyangkut keselamatan dan jaminan perlindungan terhadap anggota Gerakan terutama pada masa konflik bersenjata. Apabila keamanannya terjamin, maka merekapun dapat melaksanakan kegiatannya secara optimal.
Sumber :
www.palangmerah.org











6 respon sejauh ini
1 halki pada 14 Juli 2010 pukul 10:07
kalo bisa semua materi tentang PMR MULA,MADYA,WIRA. bravo PMI
2 Eli Erpiyana pada 15 April 2010 pukul 11:24
penjelasan tentang prinsip gerakan palang merah remaja ini sangat logis, sehingga mudah untuk dipahami, dan terima kasih untuk penjelasannya mengenai prinsip gerakan palang merah remaja ini,,
lovers PMR…
^_^
3 nadya pada 27 Maret 2010 pukul 07:45
kellentt,,..
ak mengikuttii eskuL PMR,,…
maksii atas info 7 prinsip’a,,..
4 achmad kurniawan pada 24 Nopember 2009 pukul 18:49
gerry kudot : di dunia,Palang Merah, dan Bulan Sabit Merah adalah lambang yang diakui oleh ICRC. satu negara hanya diperbolehkan untuk memakai satu lambang. selain 2 lambang tersebut, hanya diakui keberadaannya, tapi tidak mengakui kelembagaan dalam ICRC..
kalo g salah baca sih
5 achmad kurniawan pada 24 Nopember 2009 pukul 18:33
salut untuk PMI..
Banyak hal yang telah dilakukan PMI dalam bidang kemanusiaan..
6 gerry kudot pada 24 Juni 2009 pukul 12:52
berdasarkan informasi dari teman, bahwa palang merah indonesia memiliki lambang yang berbeda beda, misalnya indonesia dan bulan sabit untuk ke medan perang internasional, tidak bisa di gunakan lambang indonesia.
Beri komentar