Hujan deras yang disertai angin kencang yang mengguyur desa Pancasari sejak hari Rabu tanggal 13 Januari 2009 kemarin menyebabkan longsor di sejumlah tempat di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Daerah yang terkena longsor antara lain dusun Buyan, dusun Peken, dusun Dasong, dan dusun Karma Bayat, yang paling parah adalah dusun Karma Bayat.
Tim Satgana PMI Cabang Kabupaten Buleleng pun merespon kejadian tersebut. Informasi yang disampaikan sekretaris PMI Cabang Kabupaten Buleleng (Gede Sandiasa, S.Sos. M.Si) yang kebetulan satu kecamatan dengan desa Pancasari, langsung mendapat respon dari Satgana. Tim Satgana yang dipimpin langsung komandan Satgana (Sumardika) berangkat ke desa Pancasari dengan personil 3 orang (Mita, Ariana, Zein) melakukan assessment.
Berdasarkan temuan di lapangan, bahwa masyarakat yang dibantu aparat desa dan staf kecamatan sudah melakukan tanggap darurat dengan mengadakan gotong royong membersihkan rumah-rumah yang terkena lumpur dan juga membersihkan jalan, sehingga akses ke tempat yang rumahnya kena longsor bisa dilalui dengan kendaraan. Namun untuk menuju rumah korban masih diperlukan jalan kaki, karena jalan kesana masih tanah dan sempit.
Bersama dengan rombongan dinas sosial, aparat desa, kepala dusun, dan anggota DPRD Kabupaten Buleleng, tim Satgana PMI melakukan assessment ke beberapa tempat, antara lain ke dusun Karma Bayat. Pada kesempatan itu tim dinas sosial langsung menyerahkan bantuan sembako kepada 3 warga yang rumahnya terkena longsor. Kajian tim assessment Satgana PMI bahwa warga masyarakat masih bisa melakukan semua aktivitasnya seperti sedia kala, sehingga mereka diminta untuk selalu waspada dan siaga.
Menurut keterangan kepala dusun setempat, kemungkinan akan terjadi longsor susulan, kalau terjadi hujan lebat. Untuk itu tim Satgana dan yang lain menganjurkan agar masyarakat rentan tidak menempati rumahnya bila terjadi hujan lebat.
Setelah mendapatkan informasi yang cukup, Tim Satgana kembali ke markas dan langsung membuat rapid assessment dan melaporkan aktivitas kepada kepala markas, Pengurus PMI Cabang Kabupaten Buleleng, serta ke PMI Daerah Bali.
Dan untuk tindaklanjutnya, PMI Cabang Kabupaten Buleleng diminta untuk tetap siaga di posko, agar sewaktu-waktu siap merespon kemungkinan terjadinya bencana yang lebih parah. Mudah-mudahan tidak terjadi. “rarunk”.
p
Negeri Kita Rawan Bencana
“Nari kita Siaga”
Salut dan sukses dengan aktifitas temen2 di PMI Buleleng.
wah bangga ni sama rekan2 yg turun ke lapangan kapan 2 ikutan ya……..
yach sekarang saya sich hanya bisa suport lewat doa aja semoga suksessss terus dalam segala aktifitas panji palang merah nya
semangat terus ya buat rekan rekan di buleleng……………
PMI Bali maju terus bersama masyarakat menjadi masyarakat tanggap bencana