“Sekolah Siaga Bencana”

Anak dan remaja merupakan kelompok paling rentan beresiko tinggi terkena dampak bencana maupun masalah kesehatan, baik secara fisik maupun psikologi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor antara lain wilayah tempat tinggalnya yang rawan bencana maupun kurangnya pengetahuan, ketrampilan, dan kesadaran untuk mengurangi resiko.

PMR, sebagai anggota remaja PMI mempunyai peran dan peluang mempengaruhi kelompok sebayanya, baik di sekolah maupun luar sekolah, untuk meningkatkan ketrampilan hidup sehingga dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana dan masalah kesehatan. Melalui pendekatan pendidikan remaja sebaya, anak dan remaja akan bersama-sama bertukar informasi, menemukan masalah, merancang dan membuat kesepakatan solusi melalui kegiatan dan perilaku pengurangan resiko. Perilaku positif yang diawali sejak dini akan berdampak pada peningkatan kualitas hidup di masa mendatang dan memberikan pengaruh kepada perilaku positif orang dewasa.

Untuk menunjang hal tersebut, maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut : 1. Kesiapan PMI dalam hal memahami pentingnya membangun ketahanan anak dan remaja terhadap pengurangan resiko 2. Kesiapan sekolah, pihak pendidikan, dan pemangku kebijakan dalam memahami pentingnya keterlibatan anak dan remaja dalam proses pengambilan keputusan pengurangan resiko, 3. Kesiapan masyarakat dan orang tua dalam hal memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan pengurangan resiko pada anak dan remaja, 4. Kesiapan anak dan remaja untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan pengurangan resiko.

Untuk menjawab hal tersebut diatas, PMI Cabang Kabupaten Buleleng bekerjasama dengan Palang Merah Perancis (FRC) dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 6 Desember 2008 menyelenggarakan Pelatihan Fasilitator Pembinaan PMR dan Relawan untuk guru-guru dan juga Relawan PMI (KSR dan TSR). Pembukaan Pelatihan ini dilaksanakan hari Senin, tanggal 1 Desember 2008 tadi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Bapak Suyasa. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa “jajaran pendidikan seperti sekolah adalah merupakan salah satu aspek kegiatan kesiapsiaagaan bencana yang melibatkan guru dan siswanya”. Pak Suyasa mengharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan baik, sehingga bisa membantu kesiapsiagaan bencana. Beliau juga berjanji akan menyurati sekolah-sekolah di Kabupaten Buleleng yang belum ada PMR, agar membentuk PMR.

PMI Cabang Kabupaten Buleleng dalam melaksanakan kegiatan akan selalu bersinergi atau bekerjasama dengan berbagai pihak dalam melaksanakan kesiapsiagaan bencana. Seperti halnya dalam kegiatan Pelatihan kali ini, karena banyak melibatkan pihak sekolah / guru-guru, pasti akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng. Peserta pelatihan berjumlah 28 orang terdiri dari guru SD sebanyak 12 orang, guru SMP sebanyak 5 Orang, guru SMA sebanyak 4, dan 7 orang relawan.

Keluaran yang diharapkan setelah mengikuti Pelatihan Fasilitator ini adalah membentuk fasilitator-fasilitator andal agar bisa membuat “Sekolah Siaga Bencana”dari tingkat SD, SMP dan SMA yang mempunyai SOP (standar Operasional Prosedur)yang jelas. Disamping itu bisa membuat jejaring dilingkungan sekolahnya dari PMR mengetoktularkan kepada remaja sebayanya, sehingga disemua aspek disekolah mulai dari kepala sekolah, guru-guru, petugas tata usaha sekolah sampai pada siswa-siswa semuanya akan dapat memahami, mengerti dan melaksanakan kesiapsiagaan bencana. Nah itu harapan yang ingin dicapai PMI Cabang Kabupaten Buleleng dengan diadakannya PELATIHAN FASILITATOR PEMBINAAN PMR DAN RELAWAN kali ini. Pelatihan ini akan berakhir tanggal 6 Desember 2008. Semoga apa yang diharapkan PMI Cabang Buleleng terwujud. Amin.

Rarunk

p

4 thoughts on ““Sekolah Siaga Bencana”

  1. Pelatih… kehadiran mu sangat diharapkan oleh adik2 PMR. Mari kita berikan appresiasi kepada para pelatih untuk tetap semangat dalam melatih remaja… Bagi yang mempunyai jiwa “pendidik” bisa bergabung dengan PMI… Remaja-remaja Indonesia khususnya PMR memerlukan kehadiranmu untuk menciptakan kader-kader muda….
    [email protected]

  2. Terima kasih TUhan Progaram CA (Community Awrness) di Kab. Buleleng Berjalan dengan lancar serta saya mengucapkan terima kasih banyak untuk Pengurus, Staf n Relawan (KSR&TSR) PMI Cabang Kabupaten Buleleng dalam menukseskan kegiatan tersebut, saya bangga ada di TEAM WORK Yang Solid dan SDM . Tidak lupa juga dari donator FRC yang peduli dan konsisten dalam program CA semoga dalam pelatihan ini Kapasitas PMI Cabang buleleng dalam SDM Fasilitator Bencana bertambah dan mengarahkan sekolah menuju SSB (Sekolah SIaga Bencana). Salam SIMO TUTY FRATELI

    Koordinator FRC – PMI Cabang Kabupaten Buleleng (D4UD)

  3. saya relawan PMI yang ingin ngadain kegiatan semacam pelatihan penanggulan bencana untuk anak2 SD s.d SMU di Semarang tapi terkendala sponsor./pendanaan.
    tlg diinfokan gimana caranya bisa narik sponsor dari palang merah negara lain (lwt PMI cabang) atau perusahaan/organisasi,tlg y

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *