Letak kabupaten Buleleng yang dikelilingi bukit dan laut diduga rentan akan bencana alam. Hal ini terbukti, beberapa kali masayarakat Buleleng di daerah-daerah tertentu terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, abrasi pantai dan angin puting beliung. Baru-baru ini tanggal 13 Januari 2009 yang lalu bencana tanah longsor terjadi didesa Pancasari, yang mengakibatkan rumah-rumah penduduk banyak ke masukan lumpur. Bencana tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Pada tanggal 1 Februari 2009 kemarin, giliran desa Tejakula yang mengalami bencana tanah longsor yang disertai banjir dan angin puting beliung (ucur-ucur). Kedua bencana tersebut tentu saja mendapat respon yang cepat dari jajaran PMI Cabang Kabupaten Buleleng yang memang merupakan wilayah kerjanya. Tejakula adalah merupakan salah satu desa binaan dari PMI Cabang Kabupaten Buleleng dalam hal penanggulangan bencana tingkat desa. Disana sudah ada SIBAD (siaga bencana tingkat desa) sejak tahun 2006. SIBAD Tejakula sangat aktif sekali mengikuti kegiatan dibidang Manajemen bencana yang diberikan oleh PMI. Ini terbukti saat terjadi bencana, tim SIBAD sudah melakukan tanggap darurat dan berkoordinasi dengan PMI Cabang Kabupaten Buleleng.
Bencana yang kemarin terjadi sekitar pukul 19.00 Wita, komandan SIBAD(Nengah Lengkaya) langsung mengadakan koordinasi dengan pihak Markas PMI Cabang Kabupaten Buleleng dan langsung mengadakan assessment sesuai arahan dari PMI Cabang Kabupaten Buleleng. Keesokan harinya tim SATGANA PMI Cabang Kabupaten Buleleng meluncur ketempat kejadian dan mengadakan tindakan tanggap darurat bencana bekerjasama dengan SIBAD setempat. Berdasarkan hasil assessment SIBAD Tejakula dan tim SATGANA, maka dari 151 rumah yang terkena dampak bencana, hanya 12 rumah rusak berat yang mendapatkan bantuan. Bantuan yang diberikan PMI Cabang Kabupaten Buleleng berupa family kit dan hygien kit, bantuan diserahkan langsung oleh Bapak ketua PMI Cabang Kabupaten Buleleng (dr. Made Pustaka) yang didampingi oleh Kepala Markas (Made Pasek Yasa).
Selain menyerahkan bantuan, Tim Satgana PMI Cabang Kabupaten Buleleng yang dipimpin oleh komandan Satgana (Kadek Sumardika) dan anggotanya sebanyak 6 orang antara lain Budiadnyana, Ariana, Andi Sukaryanta, Sy.Zein Maulana, Regina Saraswati, dan Sudarmana mengadakan gotong royong membersihkan rumah penduduk dari genangan lumpur. Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 13.00 Wita. Setelah itu Tim Satgana dan rombongan dari PMI Cabang Kabupaten Buleleng kembali ke markas untuk membuat rapid assessment untuk dilaporkan ke PMI Daerah Bali.
Dengan koordinasi yang baik antara SIBAD Tejakula dan Markas PMI Cabang Kabupaten Buleleng, maka semua kegiatan berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan hal yang baik ini perlu sekali dipertahankan, sehingga tidak ada lagi masyarakat bilang bahwa PMI dating terlambat, memberikan bantuan tidak sesuai dengan keinginan masyarakat. Dan PMI tetap baik dimata masyarakat, instansi terkait dan semua aspek yang bergerak dibidang Manajeman Bencana.
rarunk.
p
Semangat teman…mari kita buktikan bahwa kitalah yang terbaik…!!
Siaga…………………….!!!!