BANGLI – Event lari lintas alam bertaraf internasional, Bali Trail Running (BTR) Ultra 2026, kembali digelar dengan kemegahan yang luar biasa. Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, ajang sport tourism unggulan ini berpusat di Batur Natural Hot Spring, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, dan berlangsung pada 15-17 Mei 2026.
Tahun ini, BTR Ultra mencatatkan antusiasme yang luar biasa dengan diikuti oleh hampir 6.000 peserta yang berasal dari manca negara. Para atlet dan pecinta olahraga ekstrem ini ditantang untuk menaklukkan jalur-jalur ikonik di kawasan Geopark Batur hingga Gunung Agung melalui berbagai kategori lomba, mulai dari 7K, 18K, 30K, hingga kategori ultra 60K dan 100K. Rute yang dilewati mencakup beberapa desa di Kintamani dan di Kabupaten Karangasem, menyuguhkan pemandangan black lava, hutan pinus, hingga puncak-puncak gunung tertinggi di Bali.
Sebagai bentuk nyata kontribusi terhadap kemanusiaan dan dukungan pada kelancaran event berskala besar, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Klungkung turut ambil bagian pada hari Sabtu, 16 Mei 2026 dari pukul 01.00 s.d 14.00 Wita. PMI Klungkung berkesempatan menjadi tim tenaga medis untuk memberikan Pertolongan Pertama (PP) bagi para peserta kategori 100K yang berjuang di medan ekstrem tersebut.
Dalam penugasan kali ini, PMI Kabupaten Klungkung menerjunkan sebanyak 4 orang personil yang disertai 1 unit ambulans untuk memastikan respons cepat jika terjadi kondisi kegawatdaruratan di lapangan.
Kehadiran tim medis PMI Klungkung di pos water station 7 yang bertempat di Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem ini sangat krusial, mengingat jalur lari yang dilalui peserta memiliki tingkat kesulitan tinggi dengan elevasi yang tajam dan cuaca yang menantang. Dukungan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para pelari, baik domestik maupun mancanegara, sehingga mereka dapat mencapai garis finish dengan selamat.
Keterlibatan ini sekaligus menegaskan peran aktif PMI Kabupaten Klungkung dalam bersinergi lintas daerah guna mensukseskan kegiatan-kegiatan strategis di Provinsi Bali, khususnya dalam bidang kesehatan dan keselamatan. (PAN)