Tanggap Darurat di Tejakula

Dampak akibat bencana tanggal 1 Februari 2009 di desa Tejakula adalah sangat dirasakan oleh masyarakat setelah 3 hari bencana tanah longsor diiringi banjir dan angin puting beliung kemarin. Disamping membuat jalan raya Singaraja – Karangasem macet akibat tebalnya lumpur, Bencana tersebut memporakporandakan jaringan air bersih yang mengaliri 7 dusun didesa pesisir utara Buleleng itu.

Pihak Pemda Buleleng sudah mengerahkan dinas PU untuk mengadakan pembersihan jalan propinsi dan pembetulan jaringan air yang hancur. Masalah air bersih mereka juga berusaha memberikan suplai air bersih lewat PDAM (perusahaan Daerah Air Minum) Buleleng tapi yang dilakukan belum maksimal, karena belum adanya bak-bak penampungan air bersih dibeberapa tempat.

PMI Cabang Kabupaten Buleleng bekerja sama dengan PMI Daerah Bali segera mengirimkan dua buah penampungan air yang berkapasitas 3.300 liter didua titik yang strategis. Yang pertama diletakkan didekat permandian umum yang mencakup 2-3 dusun. Dan yang kedua di depan pura desa setempat.

Kegiatan ini dilakukan atas informasi dari SIBAD Tejakula, yang mengatakan sangat mendesak sekali untuk dibutuhkan bak penampungan air. Pihak PMI Cabang Kabupaten Buleleng langsung menginformasikan hal ini ke PMI Daerah Bali. Dan akhirnya dua bak penampungan air itu dari kemarin tanggal 3 Februari 2009 sudah terpasang.

Pihak PDAM merasa terbantu sekali dengan adanya bak penampungan air, karena mereka tidak lagi membawakan kerumah-rumah lagi. Satu hari saja mereka sudah sangat kecapaian. Dengan adanya bak penampungan air yang dipasang PMI Cabang Kabupaten Buleleng, warga mengambilnya dari bak itu saja.

Mudah-mudahan usaha yang dilakukan PMI Cabang Kabupaten Buleleng bisa membantu warga untuk sementara dalam mendapatkan suplay air bersih, sampai terpasangnya kembali saluran air ketempat warga masing-masing, sehingga warga desa Tejakula tidak lagi kekurangan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

rarunk

p

7 thoughts on “Tanggap Darurat di Tejakula

  1. ok dech buat rekan2 yg lagi bertugas di lapangan atas reaksi tanggap daruratnya……….
    semoga berjalan dengan lancar………
    dan diberikan kekuatan untuk menunaikan misi kemanusiaanya ……….semangat terus ya …………….

  2. teman-teman yang berada pada wilayah rawan bencana, AYO SIAGA!!!!!!!!!

    walaupun hanya bermodal semangat dan keterampilan, sepertinya itu sudah cukup untuk bisa membawa PMI kita better

  3. Harus ada manajemen pengelolaan bencana yang baik. Kita tidak harus takut dan panik jika ada bencana, sebab dimanapun dia akan selalu mengintai. Salut buat PMI serta teman-teman relawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *