Flu burung adalah penyakit yang sangat mematikan untuk saat ini. Di dunia, Indonesia menduduki peringkat pertama dalam hal terkena virus H5N1. Maka dari itu PMI selaku organisasi sosial kemanusiaan merasa ikut peduli akan hal tersebut. Maka dibentuklah relawan-relawan flu burung yang ada didesa-didesa. PMI bekerjasama dengan CBAIC (Community Based Avian Influenza Control Project) mengadakan pelatihan-pelatihan dan sosialisasi tanggap Flu burung berbasis masyarakat.
Di Bali sudah diadakan di Badung, Denpasar, Bangli, Klungkung dan Buleleng. Pelatihan tersebut dilaksanakan tahun 2007 kemarin, jumlah seluruh relawan 302 orang. Yang paling banyak ada di Kabupaten Buleleng, jumlah relawan di Buleleng sebanyak 157 orang.
Untuk mempertahankan semangat serta meningkatkan pengetahuan relawan flu burung, maka PMI Daerah Bali melalui PMI Cabang Buleleng menyelenggarakan Temu Relawan Flu Burung se–Kabupaten Buleleng pada tanggal 30 April 2008 bertempat di Kampus Universitas Panji Sakti Singaraja, dari 157 orang relawan yang datang sebanyak 124 orang.
Temu relawan ini merupakan evaluasi dari kegiatan yang sudah dilakukan oleh para relawan flu burung di desa masing-masing, dan juga langkah kedepan yang akan dilaksanakan. Dari pertemuan ini diharapkan dapat dihasilkan suatu hal positif yang bisa dilakukan dalam penanganan flu burung secara cepat dan tepat, sehingga keberadaan relawan di desa benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat desa.
Acara temu relawan flu burung ini dikemas dalam bentuk lomba cerdas tangkas dan lomba sosialisasi flu burung kepada masyarakat. Materi dari lomba cerdas tangkas adalah tentang flu burung dan PMI. Sedangkan lomba sosialisasi adalah lebih ditekankan pada penguasaan dan cara penyampaian info flu burung.
Lomba cerdas tangkas ini dimenangkan oleh : Juara I dari Kecamatan Seririt, juara II dari kecamatan Banjar dan juara III dari kecamatan Sawan, dan untuk lomba sosialisasi flu burung, yang berhak menjadi juara adalah : untuk juara I dimenangkan oleh Gede Mangku Jelujug dari kecamatan Kubutambahan, juara II atas nama Mukayasa dari kecamatan Banjar dan juara III Drs. I Wayan Nuka dari Kecamatan Buleleng. ”Rarunk”.
p
Good!!!!
ide yang bagus untuk mengasah kemampuan dan keberanian Relawan Desa dalam mensosialisasikan Flu Burung, disamping untuk menjalin kebersamaan dan silahturahmi sesama Relawan Desa.