Banyak cara untuk membina dan pengembangan PMR (Palang Merah Remaja), namun yang paling penting dalam proses pembinaan dan pengembangan PMR adalah PMI dan remaja saling memahami dan menghargai harapan masing-masing. Para remaja bergabung dalam PMI karena berbagai motivasi dan harapan, namun PMI mempunyai anggota PMR untuk satu harapan, yaitu kebutuhan akan SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas untuk melaksanakan dan meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan kemanusiaan, mempromosikan 7 Prinsip Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, dan mengembangkan kapasitas organisasi PMI. Dengan demikian waktu, tenaga, pikiran dan komitmen mereka perlu mendapat pengakuan dan penghargaan.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, PMI Kabupaten Buleleng dalam usaha untuk mengetahui sejauh mana pembinaannya ke pada PMR disemua tingkatan baik PMR Mula, Madya dan Wira, mengadakan tes PMR. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan ketrampilan PMR di wilayah Kabupaten Buleleng dimilikinya. Disamping itu untuk mengetahui berapa jumlah PMR yang ada di Setiap unit setiap tahunnya.
Kegiatan tes PMR ini dilaksanakan dari bulan Juni-Agustus 2014 sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh masing-masing Unit PMR sendiri. PMI Kabupaten Buleleng menyiapkan tes (sesuai kurikulum PMR) kalau ada permintaan dari Unit PMR, kapan wanktunya dan berapa jumlah PMR yang mengkuti tes tersebut. Disamping itu disisipkan pula panduan tentang cara input data ke SIM (System Informasi Management) PMI, sehingga nantinya PMI Kabupaten Buleleng memiliki database PMR yang sudah ter-input didalam SIM PMI.
Akhir dari kegiatan ini adalah pelantikan seluruh anggota PMR, yang dilaksanakan nanti di Bulan September tepat pada peringatan HUT PMI. “Semoga PMR selaku relawan masa depan dapat memiliki jiwa kePalang Merahan dan melebarkan sayap PMR keseluruh wilayah Indonesia melalui pengembangan karakter dalam penerapan TRI BHAKTI PMR”
p