Alunan Selonding dan Tari Kreasi Dayu Mas hipnotis penonton Jumbara Got Talent

Memasuki pelaksanaanya pada hari kelima, kamis (6/7/23) kegiatan Jumpa, Bhakti dan Gembira  (JUMBARA) Nasional PMR IX di meriahkan dengan penampilan dari talenta-talenda muda peserta jumbara melalui ajang Jumbara Got Talent.

Dan pada kesempatan ini, Perwakilan Kontingen Bali berhasil meloloskan 3 orang anggotanya untuk tampil dan menujukkan talentanya pada panggung Jumbara got talent Jumbara Nasional IX PMR. Jumbara Got Talent merupakan yang pertama dilaksanakan pada gelaran Jumbara Nasional, pada gelaran Jumbara edisi terakhir yang dilaksanakan di Pangkajene Kepulauan – Sulawesi Selatan, kegiatan Got Talent belum menjadi agenda khusus pada Bidang Jumpa, Bhakti maupun Gembira.

Ida Ayu Putu Mas Paramita atau akrab di sapa Dayu Mas  perwakilan Jumbara got talent PMR tingkat Wira (SMA) dalam kesempatan ini menampilkan talentanya yaitu sebuah tari kreasi sendiri yang khusus di persembahkan untuk gelaran Jumbara Nasional IX di Lampung. Tari ini diiringi gamelan yang bernama Selonding. Selonding merupakan gamelan sakral dari Bali yang biasanya di gunakan untuk upacara keagamaan di Bali. Sorak sorai dan tepuk tangan penontonpun mewarnai penampilan Dayu Mas di Panggung Jumbara Got Talent. Penonton seolah terhipnotis untuk turut mengikuti alunan musik dan tarian persembahan Dayu Mas.

Untuk bisa tampil maksimal, Dayu Mas melakukan persiapan dengan latihan, melakukan survey tentang musik yang cocok untuk tarian, karena tarian tersebut merupakan kreasi sendiri oleh Dayu Mas. “Tantangan dalam hal ini adalah untuk mencocokkan selonding yang dasarnya memiliki tempo pelan dengan musik pengiringnya sehingga terjadi harmonisasi yang baik antara selonding dan music pengiring tersebut” seperti disampaikan Dayu Mas paska tampil di panggung Jumbara got Talent. “Dayu Mas berupaya tampil maksimal dan berusaha memberikan yan terbaik untuk Kontingen Bali” imbuhnya.

Untuk diketahui bahwasanya acara Jumbara Nasional PMR ke-IX tahun 2023 berlangsung selama 9 hari penuh. Dimana peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang melibatkan simulasi penanganan bencana, pertolongan pertama, dan pelatihan keterampilan lainnya. Kegiatan dilaksanakan dengan  tujuan untuk mengembangkan secara terpadu dan berkesinambungan peran aktif PMR sebagai generasi penerus Gerakan PMI, memperkuat karakter kepalangmerahan serta peran anggota PMR dalam penerapan Tri Bhakti PMR

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *