Banjir, Hadiah Pertama di Tahun 2009

Tahun Baru 2009 baru saja kita rayakan bersama-sama. Seluruh masyarakat Indonesia bahkan Dunia pun merayakan hari pergantian Tahun dengan penuh Kemeriahaan dan sejuta harapan yang baru tentunya. Harapan yang lebih baik untuk kemajuan bangsa ke arah yang lebih baik. Namun, saat suasana hangat pergantian tahun masih terasa, posko induk PMI Daerah Bali mendapat informasi bahwa beberapa titik di Bali antara lain di Kota Denpasar, Badung dan Gianyar telah terjadi Banjir dan Tanah Longsor. Kejadian ini terjadi pada tanggal 10 Januari 2009 diakibatkan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore harinya. Wilayah yang terkena banjir merupakan wilayah yang nota bene adalah wilayah yang menjadi langganan banjir jika hujan lebat mulai mengguyur kota tersebut.

Mendengar kabar tersebut petugas posko melakukan koordinasi dengan PMI Cabang setempat dan mengirimkan pesan (SMS) status siaga kepada rekan-rekan relawan lainnya. Selang beberapa waktu beberapa relawan yang tergabung dalam SATGANA dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membantu mengevakuasi masyarakat yang terjebak banjir. Namun dalam proses evakuasi PMI bekerja sama dengan tim SAR, PSC, ORARI, Angkatan Laut untuk menangani banjir kali ini. Wilayah yang paling parah terlanda banjir yakni di jalan Pura Demak dan Kerta Dalem, dimana airnya mencapai hampir setinggi atap rumah penduduk dan beberapa penduduk di sekitar Kerta Dalem terjebak banjir.

Di tempat lain di kabupaten Gianyar terjadi tanah longsor, yang mengakibatkan rusaknya rumah penduduk, tempat persembahyangan dan terputusnya jalur transportasi ke arah Gianyar. PMI Cabang Gianyar langsung terjun ke lokasi kejadian untuk membantu proses evakuasi yang dibantu masyarakat setempat.

Dari beberapa wilayah yang terjadi banjir maupun tanah longsor, wilayah kota Denpasar merupakan wilayah yang paling banyak terkena dampak dari banjir. Akibat dari Banjir ini satu orang di seputaran Tukad Languan harus di evakuasi ke RS. Wangaya untuk mendapat penanganan yang lebih lanjut.

Setelah melakukan operasi tanggap darurat bencana seluruh relawan PMI Daerah Bali kembali ke Posko Induk untuk melakukan evaluasi dan membuat laporan, serta melakukan status siaga untuk beberapa relawan untuk mengantisipasi terjadinya bencana susulan mengingat cuaca yang masih kurang kondusif. “sbk”.

p

3 thoughts on “Banjir, Hadiah Pertama di Tahun 2009

  1. teman teman hingga saat ini teman2 relawan masih beroperasi di Kuta,

    ingat jaga kondisi, jangan hujan2an ya…..

    bangga dengan kalian…..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *