Banjir masih mewarnai beberapa titik di Bali

Perjalanan awal tahun 2009 ini diwarnai dengan banjir yang melanda beberapa daerah seputaran Denpasar dan Badung. Setelah beberapa titik wilayah Denpasar direndam banjir, Kab. Badung pun mengalami hal serupa. Tepatnya tanggal 11 Januari 2009 terjadi banjir besar di kelurahan Legian, kecamatan Kuta, Kabupaten Badung. Penyebabnya tidak lain adalah curah hujan yang melebihi batas normal, saluran pembuangan air yang kurang, padatnya pemukiman penduduk, dan akibat air laut pasang di hilir sungai.

Tim Posko PMI Daerah Bali sebelumnya mendapatkan alert sekitar pukul 18.00 oleh Kamacab Badung bahwa di daerah tersebut telah teradi banjir di wilayah tersebut karena hujan deras terus menerus. Tepat pukul 19.00 petugas PMI Daerah dengan tiga personil melakukan assessment dan untuk selanjutnya disampaikan ke posko induk PMI Daerah Bali.

Melihat perkembangan yang ada di lokasi, untuk selanjutnya dilakukan briefing dan koordinasi dengan pihak terkait. PMI Daerah Bali kemudian menerjunkan 10 personil beserta satu unit mobil penanggulangan bencana yang dilanjutkan dengan mendirikan tenda DU, satu buah tenda pengungsian serta posko siaga di lokasi kejadian. 243 orang diungsikan dengan pembagian 57 orang di Balai Banjar Legian Kelod dan sisanya diungsikan ke Pasar Desa Legian.

Tanggal 12 Januari 2009, rombongan dari PMI Daerah Bali dengan enam personil orang sampai dilokasi untuk pergantian shift, untuk selanjutnya kembali dilakukan re-assessment dan pendistribusian nasi bungkus sejumlah 160 buah dan baby kit sebanyak 13 buah. Beberapa bantuan pun mengalir dari sejumlah instansi seperti Dinas Sosial, Sekda, Camat Kuta, PMI Cabang Badung, dan PMI Daerah Bali serta sumbangan secara pribadi dan pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Informasi terbaru, pengungsi saat ini (pukul 13.00) dipindahkan ke Lapangan Tri Sakti – Legian.

Saat ini pengungsi yang terdata berdasarkan info terbaru adalah 250 jiwa. Pagi ini juga kita mendapat kunjungan dari bupati Badung bersama rombongan, Dinas Sosial Provinsi serta dari pihak Kesbanglinmas. Untuk selanjutnya relawan PMI akan bergantian untuk melaksanakan operasi tanggap darurat di lokasi. Demikian yang sudah dilakukan oleh relawan – relawan PMI yang ada di lapangan hingga saat ini, semoga bencana yang tidak pernah diinginkan kedatangannya ini cepat berakhir.

Relawan Posko

p

3 thoughts on “Banjir masih mewarnai beberapa titik di Bali

  1. Denpasar bisa banjir juga ya…. ( sampai ada pengungsian..)
    Klo lagi begini relawan baru dibutuhkan….(..he..he..he..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *