Bencana terjadi… PMI Beraksi


Kejadian bencana yang disebabkan karena cuaca buruk beberapa waktu belakangan yang mengakibatkan mulai dari banjir, tanah longsor sampai dengan pohon-pohon yang bertumbangan karena angin kencang. Dan korbanpun berjatuhan dari korban jiwa sampai dengan korban material.

Terkait kejadian bencana tersebut, PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan tentu tidak lepas dalam kegiatan penanggulangan bencana yang dilakukan bersama dengan elemen terkait. Seperti contoh kejadian air pasang dan angin puting beliung di Desa Pengastulan, Kec. Seririt Kab. Buleleng. Dalam kejadian ini PMI Kabupaten Buleleng menerjunkan Relwannya yang tergabung dalam Satuan Penanganan Bencana (SATGANA). Dalam kejadian ini PMI memberikan 10 paket Higen Kit 4 paket Family kit dan 10 Terpaulin kepada korban sesuai hasil assesment.

Masih di wilayah Buleleng, banjir bandang disertai longsor juga terjadi tepatnya di Desa dan Desa Sudaji Kec. Sawan. Pada kejadian ini kembali PMI mengirimkan Tim nya untuk melakukan assesment sampai dengan distribusi bantuan kepada para korban.Di Desa Lemukih didistribusikan bantuan berupa 5 Paket (Family Kit, Hygene Kit) sedangkan di Desa Sudaji udiserahkan 4 Paket (FK dan HK) kepada korban yang rumahnya rusak berat.

Di wilayah Bali yang lainnya, rupanya kejadian bencana juga tidak luput terjadi di Kabupaten Bangli. Kejadian banjir bandang dan tanah longsor menimpa kawasan Songan-Kintamani. Dalam kejadian yang menelan korban sampai dengan 6 orang meninggal dunia ini juga menjadi perhatian bagi PMI. Terkait kejadian ini PMI telah melakukan assesment, membuka Dapur Umum danmelakukan distribusi bantuan berupa 24 paket Family Kit kepada 24 KK.

Kejadian hujan deras dan angin kencang juga melanda Kabupaten Tabanan, Klungkung dan Gianyar. Di Tabanan setidaknya dua lokasi terdampak seperti longsor di Candikunig dan Angin kencang di Belimbing. Sedangkan di Kabupaten Klungkung dan Gianyar, kejadian angin kencang yang hampir terjadi diseluruh wilayah pulau Bali juga menghampiri. Dan tentu PMI kembali beraksi dengan menerjunkan relawan-relawannya terlatihnya.

Cuaca ekstrim yang terjadi menuntut PMI dan jajarannya untuk senantiasa siaga dan meningkatkan kewaspadaan. Kegiatan kesiapsiagaan sendiri telah senantiasa dilakukan oleh PMI dan tanggap darurat menjadi bagian yang tidak dilepaskan PMI khususnya ketika terjadi bencana. Walaupun tentu semua berharap agar bencana tidak datang.

PMI Bali p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *