Bengkel Kewirausahaan Sosial bekali peserta jadi pengusaha

Peningkatan kapasitas anggota Palang Merah Remaja (PMR), juga menjadi bagian dari agenda Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) PMR ke IX tahun  2023, di Lampung Selatan, Lampung. Peserta JUMBARA dibekali pengetahuan tentang kewirausahaan melalui kegiatan Kewirausahaan Sosial yang dipusatkan di Dome Taman Agrowisata Way Handak.

Sebanyak 300 orang berasal dari 34 provinsi dibekali materi tentang pengetahuan juga pengalaman tentang potensi dan pengelolaan kewirausahaan sosial. Dengan harapan, para peserta memiliki pengetahuan dalam mencari pemasukan (Income Generating) di dalam maupun diluar organisasi Palang Merah termasuk dari perwakilan PMI Provinsi Bali yang mengirimkan 3 orang perwakilan dari PMR Wira (SMA), Madya (SMP) dan Mula (SD).

Dalam kesempatan ini, Bali mengirimkan 3 anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan Kewirausahaan Sosial. Ida Ayu Gede Permata Dinda perwakilan Kontingen Bali dari PMR Wira menyampaikan bahwa pada awalnya semua peserta diberikan materi kewirausahaan, Langkah-langkah awal bagaimana memulai usaha yang baik dan benar kemudian dilanjutkan dengan bagaimana membuat produk untuk memulai usaha. Dan pada hari ke-5 peserta mulai memasarkan produk yang dihasilkan masing-masing kontingen yang berlokais di area pameran kewirausahaan jumbara IX PMR.

“Awalnya tidak menyangka ternyata ilmu kewirausahaan itu sangat penting bagi kegidupan kita, selain itu kita juga dapat memiliki relasi yang luas” kata Dayu Peri di sela-seka pelaksanaan kegiatan Kewirausahaan Sosial. “Pada kesempatan ini Kontingen Bali mempresentasikan wayang hasil karya peserta yang langsung mendapat apresiasi dan antusiasme yang tinggi dari semua yang hadir. Ternyata bisa lho, anggota PMR menghasilkan suatu karya yang memiliki nilai jual tinggi dan berharap kedepannya dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk mengembangkan kewirausahaan baik di sekolah maupun luar sekolah” imbuhnya.

Sebagai informasi bahwasanya acara Jumbara Nasional PMR ke-IX tahun 2023 berlangsung selama 9 hari penuh. Dimana peserta akan mengikuti berbagai kegiatan yang melibatkan simulasi penanganan bencana, pertolongan pertama, dan pelatihan keterampilan lainnya. Kegiatan dilaksanakan dengan  tujuan untuk mengembangkan secara terpadu dan berkesinambungan peran aktif PMR sebagai generasi penerus Gerakan PMI, memperkuat karakter kepalangmerahan serta peran anggota PMR dalam penerapan Tri Bhakti PMR. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk bertukar pengalaman serta memperluas jejaring relawan PMI di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *