SIBAD (Siaga Bencana Desa) Abang Batudinding kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli pada tanggal 28 Agustus 2009 meresmikan Keramba ikan yang telah mereka buat selama beberapa bulan. Peresmian ini dibuka oleh Bapak Ketua PMI Cabang Bangli dan dihadiri oleh Pengurus PMI Daerah Bali yang diwakili oleh salah satu pengurus beserta staff markas PMI Daerah Bali, Ketua Kelompok Ternak Kuramba Sibad PMI Desa Abang Batudinding, Aparat Desa, Bapak Camat Kintamani, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala UPTD BBI Sidembunut, Ketua BPD Batudinding, Ketua LPM Batudinding, Kepala Desa Abang Songan, tokoh masyarakat dan segenap anggota SIBAD. Peresmian ini ditandai dengan penyebaran benih ikan sebanyak 11.500 ekor oleh anggota SIBAD dan segenap undangan yang hadir.
Dalam pelaporannya Ketua kelompok ternak SIBAD PMI menyampaikan bahwa ini semua tidak lepas dari dukungan finansial maupun moril dari PMI Cabang Bangli dan semua pihak yang mendukung terhadap semua kegiatan yang telah mereka laksanakan. Adapun beberapa persiapan yang dilakukan sebelum keramba ini dibuat seperti mengirimkan 10 orang anggota SIBAD untuk On the Job Training selama 10 hari untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan dalam perawatan ikan bekerja sama dengan Dinas peternakan dan perikanan Kabupaten Bangli melalui Kepala UPTD BBI Sidembunut. Dan akhirnya kini mereka siap untuk memulai usaha dari keramba ini.
SIBAD selain untuk kesiapsiagaan bencana namun juga dipercaya untuk membuat kelompok ternak SIBAD PMI Abang Batudinding mengembangkan unit usaha Keramba di pinggir danau Batur, diharapkan kelompok ini kedepannya mampu mengembangkan potensi ekonomi yang ada di desa Abang Batudinding karena memiliki potensi di Pertanian, perikanan dan peternakan maka hadirlah sebuah gagasan dari Ketua PMI Cabang Bangli yang ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar Desa Abang Batudinding yaitu dengan ide untuk menbentuk keramba ikan di pinggir dananu Batur dan hasilnya agar dapat digunakan untuk dapat mensejahtrekan anggotanya dan mendukung kegiatan SIBAD untuk kemanusiaan dapat berjalan secara berkesinambungan dalam masyarakat.
Kegiatan berakhir pada pukul 12.00 wita dan ditutup dengan makan siang bersama seluruh undangan beserta anggota SIBAD. Dalam sambuatan terakhirnya Ketua PMI Cabang Bangli mengharapkan usaha ini mampu ditingkatkan, jangan hanya berhenti sampai disini karena masih banyak potensi yang bisa digali. Hal itu pun disepakati oleh Pengurus PMI Daerah Bali karena sudah saatnya semua PMI Cabang di Bali menggali semua potensi yang ada di daerahnya masing sehingga kedepannya kita mampu berdiri dari usaha kita untuk mensejahterakan anggota dan memberikan pelayanan kemanusiaan untuk masyarakat. p
kegiatan tsbt diatas sangat bagus dan bermanfaat bagi semua anggota pmi cabang Bangli. jika bisa dikembangkan lebih lanjut lagi,tentunya dengan memperhatikan dan ikut melestarikan lingkungan sekitar,…seperti kita ketahui danau2 di indonesia banyak yang telah tercemar,..dan salah satunya berasal dari pengendapan pakan ikan dari keramba2 para nelayan,..kualitas air dan kedangkalan danau menjadi topik hangat belakangan ini,..semoga semua pihak bisa bekerja sama dlm mengatasi masalag tsb,..akan lebih bijak jika usaha peningkatan kesejahteraan selaras dengan usaha pelestarian lingkungan,….figthing!!!!!,..
mantap… sukses untuk temen2 bangli
sukses selalu….
semangat semuanya yah…..ayo lakukan lagi dan kibarkan semangat 45…kan dah mulai deket kegiatan untuk menyambut 17 septemberan………
saya merasa ikut senang dengan hadirnya PMI di Bali. mungkin akan ada cabang PMI di Negara, Bali.
terima kasih.
Sukses dan terus semangat……, semoga apa yang telah dilakukan bisa menjadi hal yang luar biasa (kebaikan) baik untuk anggota SIBAD khususnya, masyarakat dan PMI Bangli. Bravo…..SIBAD BANGLi
Usaha Keramba Jaring Apung mohon dikelola dengan baik supaya bisa berkembang dan berkelanjutan, karena anggaran pembuatan Keramba tersebut sebagian besar bukan bersumber dari PMI tapi dari APBN melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bangli. Suksma…