Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) menghadirkan kegiatan International Youth Conference (IYC), sebagai wadah bagi anggota PMR dan Youth Red Cross dari berbagai negara dalam berinteraksi, berkomunikasi, serta bertukar pengalaman. Kegiatan diselenggarakan di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalianda, Kamis (6/7).
Dengan diselenggarakannya kegiatan yang diikuti oleh sekitar 150 peserta dari 34 Kontingen itu, diharapkan dapat memberikan wawasan, pemahaman dan penerapan manajemen pembinaan PMR dan pengembangan kegiatan PMR antar Negara. Melalui kegiatan IYC, juga diharapkan dapat mengembangkan ide dan mengimplementasikan kegiatan dengan lebih baik, mampu meningkatkan komunikasi dan pembinaan jejaring serta kerjasama antara Negara, serta mampu meningkatkan kemampuan kepemimpinan anggota PMR.
Difasilitasi oleh PMI Pusat, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari International Committee of the Red Cross (ICRC), International Federation of Red Cross (IFRC) dan Perhimpunan Palang Merah Negara sahabat, dengan metode presentasi dan diskusi tentang Program Pembinaan PMR dan Relawan Negara/Perhimpunan Masing-masing. Sedangkan dari kontingen PMI Provinsi Bali sendiri di wakili oleh 3 orang perwakilan peserta dari tingkat Mula, Madya dan Wira.
Ni Made Adine Vania Daniswara atau biasa dipanggil Vania yang juga merupakan Koordinator Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) bersama dengan 2 orang lainnya berkesempatan terlibat dalam kegiatan mewakili Kontingen PMI Provinsi Bali. Vania terlibat dalam berbagai kegiatan dalam tajuk International Youth Conference.
”Jujur ini pengalaman pertama vania untuk bisa berinteraksi bahkan diskusi secara langsung dengan sesama Palang Merah dari tusan luar negeri” seperti yang disampaikan Vania disela pelaksanaan kegiatan. “Selama ikut International Youth Conference, kami benar-benar excited karena dapat mendengar secara langsung pengalaman para peserta dari berbagai negara, selain itu kita juga diberii kesempatan untuk bertanya terkait apa aja yang sudah mereka lakukan untuk negaranya” imbuh Vania.
IYC juga menjadi ajang para anggota PMR dalam menggali berbagai pengetahuan tentang pembinaan generasi muda internasional, program internasional perlindungan perempuan dan anak, juga dampak penyalahgunaan Narkoba bagi Remaja secara Internasional (NAPZA). Selain itu juga upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDZ dikalangan remaja Internasional, lingkungan sehat dan aman, perubahan iklim, kesetaraan gender (Genre Diversit), Safety Riding, serta pelaksanaan manajemen pembinaan PMR masa kini dan mendatang.
Kegiatan tersebut diharapkan akan menghasilkan rekomendasi tentang strategi pengembangan PMR untuk kemudian dibahas dalam mberbagai Pertemuan Internasional. Selain itu juga, peserta IYC diharapkan dapat merumuskan Rencana dan strategi Pengembangan PMR, serta menjalin Persahabatan Nasional dan Internasional.