Data Pasti Sudah Didapat, RFL Siap Bekerja

Merespon kejadian tenggelamnya KMP Yunicee di Pelabuhan GIlimanuk, PMI Provinsi Bali menerjukan personilnya untuk bertugas di lokasi kejadian, Kamis (01/07/2021). Kali ini, PMI Provinsi Bali bersinergi dengan PMI Jembrana, PMI Kabupaten Buleleng, dan PMI Kabupaten Tabanan memberikan pelayanan berupa pelayanan ambulance dan RFL (Restoring Family Links) di Posko yang telah didirikan.

RFL (Restoring Family Links) sendiri merupakan salah satu layanan PMI yang bertujuan untuk memulihkan hubungan keluarga dengan salah satunya mencoba memberikan kepastian nasib sanak keluarga yang diperkirakan hilang akibat terjadinya musibah atau bencana. Masyarakat dapat mengajukan permohonan pencarian keluarga di Posko PMI yang berada di Pelabuhan Gilimanuk. Untuk memaksimalkan hasil tugas, Tim RFL Provinsi Bali bekerja sama dengan stakeholder lain, diantaranya DVI Polda Bali, tim gabungan kecelakaan KMP Yunicee, dan PMI Kabupaten Banyuwangi (Jawa Timur).

Pada kesempatan hari ini pula, Posko PMI mendapat kunjungan dari Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, beserta jajarannya. Adapun tujuan kunjungannya adalah untuk memastikan data korban tenggelamnya KMP Yunicee.

“Data yang dikirimkan dari teman-teman relawan, dinas perhubungan, semuanya belum sama. Untuk itu saya datang ke sini untuk meminta kepastian yang jelas, sehingga kami juga bisa memberikan pertanggungjawaban yang jelas sehingga menjadi pembelajaran juga untuk kedepannya, apa-apa saja yang seharusnya kami lakukan, minimal dalam hal kemanusiaannya,” ujarnya.

Ditemui pada Jumat, (02/07/2021), Koordinator RFL PMI Provinsi Bali, M. Aminin mengatakan, timnya juga memerlukan data pasti jumlah penumpang untuk melaksanakan tugas. Dengan data tersebut mereka akan mudah melakukan pengecekan dan pencarian sehingga semuanya lebih jelas.

“Untuk melakukan pencarian kita perlu tau data valid atau akurat dari penumpang, berapa jumlah keseluruhan, berapa yang selamat, berapa yang sudah ditemukan, sehingga bisa dicrosscheck dan ditindaklanjuti. Dan Alhamdulillah, pagi ini kami sudah mendapat datalengkap baik dari pihak Gilimanuk dan Ketapang. Hasilnya jumlah person on board sebanyak 76 orang dengan 57 manifes dan 19 non manifes. Selanjutnya kami menunggu hasil pencarian dari pihak BASARNAS dan permohonan dari masyarakat juga sehingga dapat tersinkron,” ungkap lelaki yang akrab disapa Amin ini.

Adanya pelayanan RFL dari Palang Merah Indonesia diharapkan dapat membantu menuntaskan respon tenggelamnya KMP Yunicee dengan memberikan kepastian keadaan korban kepada keluarganya. Pelayanan ini dilaksanakan hingga Sabtu (03/07/2021) dan akan dilanjutkan hingga kasus dianggap selesai. (yun)

 

 

Info lengkap dapat menghubungi :

Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali

Jl. Imam Bonjol Km.3 No 182 Denpasar  | Telp. :(0361) 483 465 | Fax: (0361) 490 344

E-Mail : [email protected] | Site : www.pmibali.or.id

Personal Kontak : Taufan Kristanto, Hp. 081 647 36 056 | Diah, Hp. 087 863 151847

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *