
Sesi penyampaian Materi (Kanan), dan Praktek (Kiri)
Bali pernah dihadapkan pada bencana-bancana mulai dari ledakan bom sampai dengan bencana alam lainnya. Dari pengalaman yang ada tersebut, ketika terjadi bencana tampak bahwa pelayanan pre hospital yang diberikan terkesan belum terpadu antara satu instansi dengan instansi lainnya, hal ini salah satunya disebabkan karena instansi pelaksana kurang memiliki pengalaman dan referensi yang cukup tentang penanggulangan bencana khususnya terkait penanganan bencana yang luar biasa yang belum pernah ada sebelumnya. Untuk itu PMI Daerah Balimemiliki inisiatif untuk melaksanakan “Pelatihan Manajemen Bencana Untuk Pre Hospital” bagi instansi/lembaga yang terkait dalam penanganan Pre Hospital, dengan harapan kedepannya ada keseragaman pemahaman tentang penanganan bencana, sehingga pelayanan kepada masyarakat akan bisa dilaksanakan dengan lebih maksimal dan terpadu.
Kegiatan dilaksanakan di Hotel Santhi, Jl Patih Jelantik No 1 Denpasar dari tanggal 18-24 Juni 2007. Peserta dari kegiatan ini berjumlah 20 orang merupakan utusan dari Dinas Kesehatan (Propinsi, Kota Denpasar dan Kab. Badung), RS Umum Pemerintah/Swasta (Propinsi, Kota Denpasar dan Kab. Badung), Klinik (Kota Denpasar dan Kab. Badung), PMI ( Kota Denpasar, Kab. Badung), RAPI, ORARI dan LSM Kemanusiaan (IDEP Foundation dll). Sedangkan Pemateri atau Fasilitator diambil dari PMI Daerah Bali maupun Pusat, Dinas Kesehatan Propinsi Bali, RSUP Sanglah dan RAPI.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Presentasi, Diskusi, Praktek, Gladi Posko sampai dengan Simulasi yang dilaksanakan pada akhir kegiatan berupa table top exercise yang mengedepankan koordinasi antar elemen yang ada. Dengan adanya kegiatan ini tentu diharapkan dapat tercapainya tujuan dari pelatihan yaitu dengan terlatihnya beberapa personil dari instansi yang terlibat dalam kegiatan pre hospital, dan juga kedepan tidak ada lagi miss komunikasi dalam pelaksanaan kegiatan pre hospital diantara instansi/lembaga tersebut. p