
Seperti di ketahui bersama pemanasan global saat ini sangat membawa perubahan iklim pada bumi, di mana curah hujan yang tidak menentu, dan panas yang berkepanjangan. Saat ini salah satu masalah yang memerlukan penanganan dari berbagai sektor yaitu tentang bencana banjir yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia yang kita temukan baik melalui terjun langsung ke lapangan maupun mengetahui dari media yang ada. Dua tahun belakangan ini di Pulau Bali pada umumnya, diseputaran Kota Denpasar, Kabupaten Badung dan Kabupaten Gianyar, akhir-akhir ini makin meningkat titik-titik banjir yang di sebabkan oleh curah hujan yang terlalu tingi.
Melihat dari permasalahn tersebut maka PMI Daerah Bali mengadakan pelatihan pengunaan RUBBER BOAT yang di koordinir oleh relawan POSKO yang melibatkan semua relawan dari PMI Cabang se-Bali. Dan pada tanggal 17-19 April 2009 dimulailah kegiatan pelatihan tersebut dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang.
Pada hari pertama pelatihan yaitu tanggal 17 April 2009 pukul 15.00 wita peserta mengawali pelatihan dengan tujuan pertama yaitu mengunjungi kantor SAR yang beralamatkan di Jl. Raya I Gusti Ngurah Rai yang berdekatan dengan Bandar Udara Ngurah Rai.
Di mana para peserta disana dipandu oleh Tim SAR, dengan antusias para peserta mengikuti penjelasan yang diberikan oleh para instruktur tentang cara penyimpanan RUBBER BOAT yang baik, pemeliharaan sampai dengan bagian-bagian dari RUBBER BOAT dan mesin itu sendiri. Di hari ke dua pelatihan tanggal 18 April 2009 para peserta diajak langsung menuju lautan di pelabuhan Benoa, disana para peserta pelatihan dilatih cara untuk mengunakan RUBBER BOAT.
Pada sesi pertama peserta dilatih mengunakan RUBBER BOAT tanpa mengunakan mesin, peserta diarahkan supaya bisa mengunakan RUBBER BOAT dengan dayung. Pada sesi pelatihan yang kedua peserta diajarkan mengunakan RUBBER BOAT dengan mesin dimana peserta diajarkan mulai dari mengangkat mesin, memasang mesin sampai penggoprasian RUBBER BOAT dengan mesin. Teriknya matahari yang membakar kulit para peserta tidak menyurutkan semangat mereka. Dengan tetap semangat mereka mengikuti pelatihan tersebut, tidak terasa sorepun tiba peserta bersiap-siap untuk kembali ke markas PMI Daerah bali.
Keesokan harinya tanggal 19 April 2009 peserta kembali menuju lautan, kali ini para peserta mendapat kehormatan untuk dapat berkunjung ke kapal milik SAR. dimana pelatihan di pusatkan di kapal milik SAR, materi yang disampaikan oleh para instruktur yaitu praktek mengunakan perahu dengan dayung dan mesin dimana para peserta mendapat giliran satu-persatu untuk mengemudikan RUBBER BOAT. Setelah semua peserta mendapat giliran mengemudikan RUBBER BOAT dan sudah dianggap mampu mengemudikan para peserta pelatihan dikumpulkan untuk menandakan evaluasi hasil pelatihan dari para instruktur, berdasarkan evaluasi disarankan untuk melakukan latihan secara berkesinambungan. Dan pada akihr acara para peserta kembali ke PMI Daerah Bali untuk melakukan pembersihan alat-alat pelatihan agar RUBBER BOAT tetap awet dan kondisi siap pakai.
Bebas_ajus
p
Selamat dan sukses saudaraku relawan…
Moga kesempatan ini digunakan sungguh2 untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat yang membutuhkan…
Seperti pesan saya saat briefing malam…
Saya tunggu Rencana Kerja teman2 yang lebih menarik dan kreatif…
Salam
selamat teman..
kalian telah menjadi yang terpilih serta berani meraih kesempatan untuk mendapatkan ilmu yang lebih dibandingkan teman-teman yang tidak seberuntung kalian…
pengalaman yang berharga yang didapat semoga menjadi kekayaan yang tak lekang oleh waktu dan dapat didedikasikan untuk kemanusiaan…
sekali lagi sElaMat BeRju4ng!