GEMPA BUMI dan TSUNAMI Tanjung Benoa

Gemuruh, Jeritan, teriakan dan krodit menjadi satu dalam alunan Simulasi Penanggulangan Bencana yang dilaksanakan oleh BPBD Provinsi Bali. Suasana ini menjadi suguhan resmi dalam setiap pagelaran kegiatan simulasi. Khususnya di provinsi Bali, berbagai instansi merapatkan barisan dalam membentuk sistem penanggulangan yang baik yang di implementasikan dalam bentuk simulasi.  Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanjung Benoa, Kabupaten Badung yang sekaligus untuk menguji kesiapsiagaan yang sudah di bangun untuk masyarakat Tanjung Benoa. Kesiapsiagaan yang dibangun meliputi Pembentukan Sibat desa, pemetaan, pembuatan Jalur evakuasi, kesepakatan dengan pihak hotel terkait dengan evakuasi vertical di hotel-hotel serta pembentukan dan penguatan organisasi desa. Disamping itu juga, pelatihan masyarakat serta sosialisasi selalu dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.  Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahapan yaitu Tanggal 2 untuk Gladi Posko dan 7 Desember 2012 dengan agenda geladi Lapang, dimana dalam geladi ini melibatkan instansi-instansi dalam melakukan koordinasi sesuai dengan struktur Tanggap Darurat bencana yang disepakati dalam Perka No.10 Tahun 2008. Struktur yang terbentuk di uji dalam suatu latihan sehingga apabila nanti, terjadi bencana dapat berjalan dengan baik.

Target yang dicapai pada tanggal & Desember 2012 ini adalah untuk melibatkan masyarakat dalam menguji prosedur-prosedur yang telah dibuat serta sebagai bahan pelajaran kepada masyarakat Tanjung Benoa untuk dapat bertindak apabila terjadi bencana. kegiatan gelada Lapang Tanggal 7 Desember ini akan melibatkan masyarakat dari 6 Banjar yang ada di Tanjung Benoa serta aparat pemerintah baik tingkat Desa, Kabupaten maupun Provinsi Bali.

Peran serta palang Merah Dalam Kegiatan ini menjadi titik kunci dalam kegiatan, dimana Palang Merah Indonesia dilibatkan menjadi salah satu panitia perancang kegiatan, serta selalu terlibat aktif dalam simulasi sehingga jalannya simulasi menjadi dinamis. Beberapa personil PMI yang terlibat seperti unsure Relawan terlatih SATGANA, Staf Palang Merah Indonesia baik Provinsi maupun Kabupaten Badung yang menjadi Tuan Rumah Kegiatan Ini.

Dengan Keterlibatan SDM PMI dalam kegiatan Pemerintah Di Provinsi Bali, diharapkan kedepan SDM PMI Semakin handal dan dipercaya dalam kegiatan-kegiatan yang berbau Kebencanaan. | Putu Dedy Rimbawan p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *