Harm Reduction sebagai solusi Penanggulangan NAPZA dan PENASUN

Harm Reduction menjadi salah satu strategi yang dapat digunakan dalam meenangulangan maupun pencegahan dan terhap perkembangan NAPZA (Narkotika dan Pzikotrophika) serta penggunaan Jarum Suntik (PENASUN) yang mayoritas melanda golongan masyarakat khususnya generasi produktif. Minimnya informasi mengenai kondisi ini seringkali membuat penanganan yang dilakukan sering kali menimbulkan dampak yang lebih besar dan bukan sebaliknya.

Melihat hal ini PMI provinsi Bali bekerjasama dengan Yayasan Kesehatan Bali (YAKEBA) menggelar Pelatihan Harm Reduction yang diikuti oleh utusan dari PMI Kab./ Kota Se- Bali dan LSM terkait. Program HR ini memang merupakan hal yang baru diimplementasikan dalam kegiatan PMI. Dimana program ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari penyalahgunaan serta bagaimana cara mengatasi ketrgantungan dari pengaruh Obat -obatan ini. Beberapa materi yang diberikan seperti HIV, NARKOTIKA, Strategi pananggulangan narkoba, terapi substitusi, Hepatitis, TB, VCT, IMS, OD dan Penyucihamaan. Yang dibawakan langsung oleh pemateri yang memang telah memiliki kompetensi dan pengalaman dalam hal dukungan kepada Korban Napza dan Penazun.

Selama 5 hari ( 23 s.d 27 Juni 2014), sebanyak 20 Orang Peserta diberikan pemahaman bahwa Penjara bukan lah solusi yang baik bagi para korban dari NAPZA maupun PENASUN. Karena mereka dalam HR diposisikan sebagai Korban dan membutuhkan Rehabilitasi atau proses penyembuhan serta dukungan pendampingan untuk dapat membantu mereka kembali pulih. Dalam sesi akhir kegiatan ini juga dilaksanakan kunjungan ke PUSKESMAS 1 Kuta yang juga menjadi salah satu lokasi HR untuk VCT, NAPZA dan Penasun serta berkesempatan melihat bagaimana proses pelayanan HR ini berlangsung.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memahami situasi dan kondisi yang sebenarnya sedang dialami oleh korban dari Penyalah Gunaan NAPZA sehingga penanaganan yang tepat dan dengan pendekatan yang baik dapat megurangi Stigma dan label “Kriminal” pada korban. Dengan metode yang benar dan dukungan dari segenap lapisan masyarakat dalam proses pemulihan maka kedepan Penyalahgunaan NAPZA dapat lebih di minimalisir. |sdr.

 

  p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *