
Indonesia merupakan supermarket bencana hampir sama dengan kondisi di Filiphina. Demikian disampaikan oleh Ms. Ruby dalam sambutannya pada kegiatan simulasi Pelatihan Pengurangan Resiko Terpadu berbasis masyarakat di Desa Beraban, kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan-Bali kemarin (15/6). Utusan ADPC (Asian Disaster Preperedness Centre) ini mengatakan lingkungan desa Beraban yang begitu indah ternyata dikelilingi ancaman terhadap bencana, sehingga diperlukan pencegahan dini melalui program mitigasi.
Program yang didukung oleh Palang Merah Amerika yang bekerjasama dengan PMI Pusat Jakarta, PMI Propinsi Bali, dan ADPC ini disambut baik oleh Perbekel/ Kepala Desa setempat I Nyoman Suta, S Sos. Menurut beliau sangat bermanfaat bagi desa dengan adanya Program SIBAD ( Siaga Bencana tingkat Desa) yang telah dilaksanakan PMI Kabupaten Tabanan tahun 2009 lalu karena menambah wawasan dan kewaspadaan masyarakat. Namun yang terpenting adalah keberlanjutannya dan komunikasi yang baik antar lintas sektor untuk kesiapsiagaan bencana yang mungkin terjadi, begitu imbuhnya. Simulasi ini diikuti oleh seluruh peserta pelatihan yaitu perwakilan relawan PMI se-Bali sejumlah 15 orang.
Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas sitem peringatan dini ini dihadiri oleh perwakilan PMI Pusat Jakarta dan pengurus PMI Propinsi Bali yang didampingi fasilitator PMI Propinsi Bali dengan melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat secara langsung. Metode pertisipatif, survey, wawancara, hingga diskusi kelompok dilakukan bersama-sama di rumah warga setempat. Acara yang merupakan akhir rangkaian kegiatan pelatihan dari tanggal 8 Juni 2011 di Hotel Taman Rai Tabanan ini kemudian ditutup oleh Pengurus PMI Kabupaten Tabanan Dewa Ketut Wartika, S Pd Kn secara resmi.
– komtbn p
semua yg terjadi adlh kuasaNya…namun emang benar scr geografis letak indonesia yg mrpk rangkaian mutiara…satu persatu lepas dr lempeng…aceh…padang…yogya….maka dr itu semua harus waspada n tanggap thd bencana yg ada…tetap semangatttttt…