
PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang diberikan mandat oleh Pemerintah dalam pelaksanaan pelayanan darah berdasarkan PP No. 7 Tahun 2011 yang dalam hal ini dilaksanakan oleh salah satu Unit Pelaksana Teknis PMI yaitu Unit Donor Darah (UDD) PMI. Tersedianya stok darah yang aman, jumlah yang cukup, tepat waktu dan akses yang mudah di semua rumah sakit merupakan tujuan dalam pelayanan darah yang di kelola UDD PMI kepada masyarakat. Hal ini menjadi penting karena dari waktu ke waktu kebutuhan akan pelayanan transfusi darah semakin meningkat setiap bulannya baik dari rumah sakit swasta maupun pemerintah mengindikasikan betapa pentingnya menjaga kualitas produk darah tetap baik sampai produk darah ditransfusikan kepada pasien.
Seiring dengan semakin berkembangnya ilmu kedokteran, usaha kesehatan transfusi darah menjadi sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan darah yang lebih optimal kepada masyarakat. Beberapa rumah sakit mempunyai lokasi dengan jarak tempuh lebih dari 30 menit dari UDD PMI Provinsi Bali sehingga harus diperhatikan cara transportasi produk darah yang benar, sehingga kualitas produk darah tetap terjaga. Menyadari hal tersebut UDD PMI Provinsi Bali melaksanakan “Sosialisasi Blood Cold Chain dan Close System untuk menjaga kualitas produk darah” acara ini dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2014 di Hotel Nikki pada pukul 09.00 wita yang beralamat di Jalan Gatot Subroto IV No. 18. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari RSUP Sanglah, RS Swasta, RSAD, RS Trijata serta DirekturUDD PMI kab/kota se-Bali.
Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Bali Bapak dr. Adi Wiguna M. Kes, diisi dengan berbagai materi mulai dari Regulasi tentang pelayanan darah yang disampaikan dari Dinas Kesehatan, dilanjutkan dengan Kualitas Pelayanan Darah (Blood Cold Chain and Close System) yang dipaparkan oleh Direktur UDD PMI Pusat Jakarta, Ibu Dr. dr. Yuyun S. M. Soedarmono, Msc, sampai pada Informasi Pelayanan Darah di UDD PMI Provinsi Bali oleh Direktur UDD PMI Provinsi Bali, Ibu dr. A. A. Sagung Mas Dwipayani, M. Kes. Sosialisasi ini resmi ditutup oleh Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA dan dirangkaikan pula dengan penyampaian hasil lokakarya tanggal 3 Oktober 2014 kepada UDD PMI kab/kota se-Bali oleh Wakil Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak Gede Sudiarta Ssos. Msi.
Dengan terlaksananya kegiatan, diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai blood cold chain dan close system serta pemahaman kebijakan pelayanan darah kepada Rumah Sakit dan UDD se-Bali sehingga dapat meningkatkan kualitas produk darah pada saat transportasi sampai darah itu diterima oleh pasien.
Mega p