
Penyerahan Door Prize kepada pemenang oleh Ketua PMI Daerah Bali
Minggu, 8 Oktober 2006 menjadi hari yang cukup special bagi PMI karena pada hari tersebut dengan menggandeng masyarakat serta komponen terkait, PMI telah menunjukkan eksistensinya di masyarakat. Masih dalam rangkaian acara peringatan HUT PMI ke 61 digelar acara jalan santai yang mengambil lokasi di Lapangan Renon – dekat Kantor Gubernur Denpasar.
Selain peringatan HUT Palang Merah Indonesia ke 61, pada waktu yang hamper bersamaam juga di peringati sebagai Hari jadi Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) yang ke 28. Kegiatan jalan santai merupakan momen yang tepat untuk infomasi dan sosialisasi keberadaan PMI dan juga PDDI yang sampai saat ini harus diakui atau bisa dikatakan minim di masyarakat.
Kegiatan gerak jalan santai ini diikuti oleh komponen masyarakat, Pengurus, Staff, dan Relawan PMI yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR), Korp Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR) serta Satuan Siaga Penanggulangan Bencana (SATGANA). Kegiatan juga diikuti oleh jajaran Muspida Propinsi Bali, Instansi dari lintas sektoral serta tentunya juga anggota Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI). Kegiatan jalan santai rencananya di lepas oleh Bapak Asisten II Gubernur Bali di dampingi Ketua PMI Daerah Bali (I Gusti Bagus Alit Putra, SH).
Jalan santai mengambil rute dari lapangan renon, depan Kantor Gubernur sebagai start kemudian ke ke arah barat, utara, timur dan kembali lagi ke depan Kantor Gubernur sebagai finish. Selain gerak jalan santai, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan adanya panggung hiburan, pembagian door prize bagi beberapa peserta yang beruntung serta donor darah yang dilaksanakan di sekitar lokasi kegiatan.
Pada kesempatan ini, pada panggung hiburan Ketua PMI Daerah Bali, Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Sekretaris serta beberapa anggota pengurus PMI Daerah Bali berkesempatan mempersembahkan beberapa lagu, yang diperuntukkan untuk menghibur para peserta jalan santai.
Pada panggung yang sama juga berkesempatan tampil Bapak H Soemarko yang merupakan Tokoh pejuang kemerdekaan RI dan juga seorang aktivis Donor Darah. Selama hidupnya Bapak Soemarko telah menyumbangkan darahnya sampai dengan sekitar 160-an kali. Selain menyampaikan testi mony ketika ia harus menemui kenyataan pahit dimana temannya gugur dalam pertempuran karena tertembak pada dadanya dan meninggal karena kehabisan darah, Bapak Soemarko juga berkesempatan mempersembahkan lagu yang diperuntukkan untuk sahabatnya tersebut dan pastinya peserta jalan santai.
Kegiatan jalan santai diakhiri dengan diakhiri dengan penyerahan hadiah utama Door prize oleh Bapak Ketua PMI Daerah Bali didampingi Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II serta Ketua Unit Tranfusi Darah, PMI Daerah Bali.
Dalam usianya yang ke 61 diharapkan PMI dapat tetap eksis menjalankan misi dan visi kemanusiaan serta PDDI dalam usianya yang ke 28 menjadikannya organisasi yang tetap konsent dengan informasi dan sosialialisasi untuk menjaga ketersediaan darah di Unit Tranfusi Darah. Selamat Ulang Tahun PMI yang ke 61 dan selamat Ulang Tahun PDDI yang ke 28. p