Kerja sama yang manis antara PMI dan Poltekkes Denpasar

Dalam upaya mensosialisasikan setiap program dan aktifitas PMI maka diperlukan kerjasama serta dukungan dari pihak-pihak yang memiliki tujuan yang sejalan dengan program dan aktifitas PMI. PMI Daerah Bali dalam upaya ini telah berupaya menggandeng lembaga maupun instansi yang ada di wilayah Bali, salah satunya adalah yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juni yang lalu bertempat di LPD Legiatan Kecamatan Kuta Kab. Bbatan Kuta Kab. badungpun poster yang dimiliki PMI daerah Bali. sebelum a serta HIV/AIDS yang didadung. Dalam kegiatan bertajuk “Penyuluhan Narkoba dan HIV/AIDS” terjadi kerjasama yang manis antara PMI Daerah Bali dengan Poltekkes Kesehatan Jurusan Kebidanan Denpasar.

Pada kesempatan ini, PMI menerjunkan Tim untuk mensosialisasikan program dan aktifitas PMI khususnya terkait permasalahan Narkoba serta HIV/AIDS yang didukung dengan material penunjang baik buku, brosur maupun poster yang dimiliki PMI daerah Bali. Sebelum kegiatan dimulai, masyarakat dengan jumlah sekitar 200 orang cukup antusias untuk mengetahui lebih banyak informasi Narkoba dan HIV/AIDS melalui media publikasi yang ada.

Kegiatan diawali dengan pembukaan pada pukul 20.00 Wita oleh Bapak Wakil Bupati Badung yang sekaligus sebagai Ketua KPA Kab. Badung, Drs. I Ketut Sudikerta yang sekaligus memberikan materi tetang IMS, HIV dan AIDS. Pada Kesempatan ini Bapak Sudikerta juga berkesempatan memberikan bantuan senilai Rp 3.000.000,- untuk organisasi pemuda Ds. Legian. Pembicara kedua berasal dari Ketua BNK Kab. Badung yang menyampaikan materi Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif, dan materi terakhir disampaikan oleh dr. Oka Negara dari Kisara/PKBI Bali dengan penyampaian materi tentang Seksualitas Remaja.

Pada penghujung kegiatan setelah penyampaian materi, panitia meberikan door prize buat para peserta dengan pengundian kuisioner yang dibagikan sebelumnya serta dengan pertanyaan sekitar permasalahan Narkoba dan HIV/AIDS. Setelah pembagian Door Prize yang berasal dari PMI Daerah Bali, BNK serta pihak Poltekkes Denpasar, kegiatanpun ditutup secara resmi sekitar pukul 23.00 Wita. Dan masyarakat setempat kembali ke tempat masing-masing dengan berbekal pengetahuan sebagai upaya meminimalisasi permasalahan Narkoba dan HIV/AIDS.

Taufano

p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *