Memasuki awal tahun 2010 serta sebagai antisipasi akan terjadinya bencana di Bali, PMI Daerah Provinsi Bali dan Cabang-cabangnya menggelar 1 (satu) kegiatan bersama dalam tajuk Lokakarya Kebencanaan, Revisi Rencana Tanggap Darurat (Contingency Plan) yang dimiliki PMI Daerah Bali sampai dengan penyempurnaan Standar Operating Prosedur (SOP) yang ada di PMI Daerah Provinsi Bali.
Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Pendidikan dan Latihan Provinsi Bali ini dilaksanakan dari tanggal 18 s/d 23 Januari 2010. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bapak Drs. Wayan RIman Aryadi mewakili Pengurus PMI Daerah Provinsi Bali. Dalam sambutannya Bapak Riman menyampaikan pentingnya kegiatan ini, karena hasil dari kegiatan tersebut akan dijadikan pegangan untuk penanganan bencana di Bali di masa-masa yang akan datang.
Sebagai peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan Pengurus, Staff PB dan Staff/Relawan Posko PMI Cabang se-Bali. Sedangkan PMI Daerah Provinsi Bali juga menugaskan jajaran Kepala Bidang serta Staff PB dan PMR Relawan yang membidangi kegiatan tersebut. Fasilitator dalam kegiatan ini adalah Bapak Gede Sudiartha yang juga merupakan Staff Fungsional PMI Daerah Bali.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembahasan Manual PB yang dimiliki PMI Daerah Provinsi Bali antara lain untuk Protokol Tetap (Protap) PB, Protap Early Warning System (EWS), Penugasan SATGANA PMI Daerah Provinsi Bali, Protap Gudang Regional PMI Daerah Provinsi Bali dan Gudang PMI Cabang serta Penugasan Medical Action Team (MAT) PMI Daerah Provinsi Bali. Untuk selanjutnya kegiatan dikonsenytrasikan untuk pembahasan Rencana Tanggap Darurat dan pembuatan Petunjuk Teknis (Juknis) Posko PMI Daerah Provinsi Bali.
Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk persentasi, diskusi dan tanya jawab. tidak jarang pada satu pokok masalah pembahasan cukup alot dilaksanakan, namun sejauh ini kegiatan masih bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Dengan berakhirnya kegiatan, maka PMI Daerah Provinsi Bali memiliki tugas untuk finalisasi sebagai penyempurnaan hasil yang telah didapatkan untuk selanjutnya dapat diaplikasikan di Bali untuk penanganan bencana yang lebih baik.
Taufan p
Semoga hasil yg telah di buat, dapat menjadi acuan bagi kita semua !! Amin !!!!