Mukerda dan Pra Munas di Bali


Menindaklanjuti kegiatan Musyawarah Nasional Palang Merah Indonesia (PMI) di Jakarta pada 15-18 Oktober 2009, maka PMI Daerah Bali menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) pada 11 Desember 2009 bertempat di Hotel Nirmala Denpasar. Sebagaimana yang ditetapkan dalam AD/ART PMI BAB VIII Pasal 8 bahwa Mukerda dilaksanakan setiap tahun, yang antara lain membahas Laporan Program Kerja selama satu tahun kepengurusan dan rencana program kerja untuk satu tahun berikutnya, disamping pembahasan hal-hal lain yang dianggap perlu dan penting.
Selain pelaksanaan Mukerda, pada kesempatan ini kegiatan juga dirangkai dengan Pelaksanaan Pra Musyawarah Nasional (Munas) sebagai persiapan serta penyamaan persepsi dan suara atas nama PMI se-Bali yang akan dibawa pada ajang Munas pada 20-23 Desember yang akan datang di Jakarta. Munas sebagai permusyaratan tertinggi di tubuh organisasi PMI tentu tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut nasib PMI untuk 5 (lima) tahun kedepan.

Mukerda dan Pra Munas di hadiri sekitar 70 peserta dari unsur Pengurus, Staff, UTD/Bank Darah baik dari PMI Daerah Bali maupun PMI Cabang se-Bali. Kegiatan yang dibuka oleh Bapak Asisten III yang mewakili Gubernur Bali menyampaikan bahwa “Sampai saat ini, PMI Bali bukan hanya melayani dalam wilayah Provinsi Bali saja, namun sudah melebar pada tingkat Regional III dimana Bali juga memiliki tanggung jawab untuk wilayah Indonesia Timur. Untuk itu diupayakan Pemerintah dapat memberikan dukungan guna peningkatan kapasitas PMI”.

Kegiatan diawali dengan Pra Munas dengan penyampaian gambaran umum kegiatan Munas oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) PMI Bapak Iyang D. Iskandar.  Salah satu isu yang mencuat adalah mengenai Calon Ketua PMI, dalam kaitan ini Sekjen menyampaikan bahwa “Bukan orang sosok yang menjadi prioritas utama, namun kriteria calon ketua antara lain : memiliki figur yang berwibawa, memiliki hubungan yang erat dengan pemerintah, memiliki jaringan yang luas baik dalam maupun luar negeri serta untuk level Pusat diupayakan Ketua PMI kedepan bukan beraal dari Partai Politik. Selain itu Sekjen juga memuji PMI Bali terkait kiprahnya, bahwa “Bali telah mempopulerkan Tim SATGANA sampai ke seluruh dunia, yang mulai banyak di sorot oleh media baik nasional maupun internasional karena eksistensinya pada penanganan paska terjadinya Bom Bali I”.

Sedangkan terkait kegiatan Mukerda, disampaikan Laporan program kerja Pengurus PMI Daerah Bali tahun 2009 dan Rencana Program Kerja PMI Daerah Provinsi Bali tahun 2010 yang disampaikan oleh Bapak Sekretaris PMI Daerah Bali Drs. IB Udiana, sedangkan Laporan Program UTD PMI Daerah Bali dan Rencana Program Kegiatan UTD PMI Daerah Bali disampaikan Oleh Bapak Prof. Sudewa Djelantik. Setelah di rasa cukup untuk diskusi dan tanya jawab, kegiatanpun ditutup secara langsung oleh Bapak Sekretaris PMI Daerah Bali Bapak Drs. IB Udiana.

Taufan p

One thought on “Mukerda dan Pra Munas di Bali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *