
Unit Transfusi Darah (UTD) sebagai bagian dari Palang Merah Indoensia (PMI) selain memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan darah tentu juga memiliki peran dan tanggung jawabdalam pengembangan dan peningkatan kapasitas organisasi PMI. Berlatar belakang dari hal tersebut, maka PMI Daerah Bali berinisiatif untuk melaksanakan Orientasi Kepalangmerahan kepada UTDD, UTDC dan Bank Darah PMI se-Bali yang akan dilaksanakan sebanyak 3 gelombang. Hal ini dilakukan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan informasi tentang sejarah gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sampai dengan program dan kegiatan PMI yang termasuk didalamnya adalah terkait Upaya Kesehatan Transfusi Darah (UKTD).
Kegiatan gelombang I dilaksanakan pada 15-17 Juni 2009. Kegiatan yang dilaksanakan di Markas PMI Daerah Provinsi Bali ini diikuti sebanyak 21 orang peserta yang berasal dari masing-masing UTDD, UTDC dan Bank Darah PMI se-Bali. Sedangkan fasilitator dalam kegiatan ini berasal dari PMI Daerah Provinsi Bali, PMI Cabang Kota Denpasar dan PMI Cabang Kabupaten Bangli.
Selain penyampaian materi berupa presentasi, juga dilaksanakan diskusi kelompok, tanya jawab sampai dengan beberapa metode permainan yang memang khusus dibuat untuk mempermudah penyampaian materi selama jalannya kegiatan orientasi sehingga peserta diharapkan tidak merasa bosan, serta lebih mudah dalam menerima materi.
Sampai pada penghujung kegiatan, beberapa peserta menyampaikan banyak manfaat yang didapat setelah mengikuti kegiatan ini. Dimana sebelumnya hanya mengetahui PMI sebatas bencana, PMR atau ambulance, namun setelah mengikuti pelatihan ini peserta bisa berfikir lebih luas lagi bahwa PMI memiliki program dan kegiatan yang lebih luas. Dan tentu saja UTDD, UTDC dan Bank Darah PMI serta Unit Markas memiliki peran dan tanggung jawab yang tidak ringan dalam pengembangan dan peningkatan Organisasi PMI untuk menjadikannya lebih baik dari waktu ke waktu, sekarang dan yang akan datang.
Topanix p
Semangat… Mg Kesejahteraan Staf PMI & Staf UTD se-Bali lebih diperhatikan…