Palang Merah Indoensia, dibalik kesuksesan dan eksistensinya dalam pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan serta suka duka dalam menjalankan roda organisasi rupanya memiliki sisi lain yang tidak banyak terungkap selama ini. Sebuah fakta bahwa beberapa kantor PMI tidak dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan maksimal, bahkan beberapa PMI bisa dikatakan “Hidup segan mati tak mau!”. Apa yang terjadi dengan PMI? dan bagaimana nasib PMI kedepannya? hal inilah yang senantiasa menjadi pertanyaan, dan tentu saja bukan hanya sebuah pertanyaan tapi juga diperlukan sebuah solusi untuk PMI, menjadikan PMI sebuah organisasi yang profesional dalam pengelolaan sumber daya yang dimilikinya serta pelaksanaan visi dan visinya sekarang dan yang akan datang. Kegiatan “National Skill Sharing” Pengembangan Sumber Daya yang dilaksanakan Kantor Pusat Palang Merah Indonesia dengan mengambil tempat di PMI Daerah Jawa Tengah dan PMI Cabang Surakarta rupanya memberikan sisi lain dari sebuah organisasi PMI yang ada di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan pada 21-24 Juli 2009 diisi dengan penyampaian materi dari para profesional yang pastinya membuka cakarwala berfikir bagaimana sebenarnya Pengelolaan Organisasi Nirlaba sehingga dapat bertahan serta dapat menjaga eksistensinya dari waktu ke waktu. Pada kegiatan ini peserta dapat mengambil pengalaman dari Dompet Dhuafa, WWF, PMI Daerah Jateng serta PMI Cabang Kota Surakarta dengan kisah suksesnya dalam menggalang dana dari masyarakat untuk program dan kegiatannya. Bagi mereka PMI adalah “ladang emas” dimana PMI tidak terbatas pada komunitas tertentu, PMI tidak bertentangan dengan perusahaan manapun, PMI dapat diterima oleh masyarakat dimanapun, PMI memiliki jejaring yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan alasan-alasan lain yang menjadikan PMI memiliki potensi yang besar untuk dapat lebih mandiri melaksanakan program dan kegiatannya. Menjadi organisasi yang mandiri tentu menjadi harapan yang harus diusahakan oleh individu-individu yang melaksanakan jalannya organisasi PMI. Untuk itu, kerjasama antar elemen Pengurus, Staff dan Relawan akan semakin mempercepat gerak serta langkah Organisasi PMI, dan gerakan tersebut makin lengkap dengan dukungan serta partisipasi masyarakat. Taufan p
PMI Baliku pasti bisa..
tunggu saja…
VINI VIDI VICI
sipp. yakin bisa, pasti bisa