PMI Bali berbagi di Penghujung Tahun

31-Desember
Pada bulan Desember, bagi PMI Provinsi Bali cukup spesial karena pada bulan tersebut diperingati sebagai hari-hari yang memiliki nilai sejarah baik bagi PMI Provinsi Bali pada khususnya dan PMI pada umumnya. Salah satunya tanggal 16 Desember yang diperingati sebagai Hari Ulang Tahun PMI Provinsi Bali, dimana pada tahun 2014 PMI Provinsi Bali genap berusia 51 tahun. Selain itu pada tanggal 26 Desember juga menjadi sangat istimewa karena secara Nasional diperingati sebagai Hari Relawan PMI yang diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 26 Desember 2005 tepat 1 (satu) tahun paska terjadinya Gempa dan Tsunami Aceh.

PMI Provinsi Bali, dalam hal ini merangkaikan kegiatan HUT PMI Provinsi Bali yang ke-51 dan Hari Relawan PMI yang dilaksanakan di penghujung tahun 2014 tepatnya tanggal 31 Desember 2014 bertempat di Markas PMI Provinsi Bali dan sekitarnya. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain Kampanye pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS akan dilaksanakan di sekitar jalan sekitar Markas PMI Provinsi Bali, Jl. Imam Bonjol Km. 3 Denpasar, kegiatan berbagi dalam bentuk pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar Markas PMI Provinsi Bali serta potong tumpeng sebagai simbol peringatan HUT PMI Provinsi Bali dan Hari Relawan PMI.

Dalam kegiatan iniĀ  melibatkan jajaran Pengurus, Staff dan Relawan PMI yang secara langsung akan terlibat baik dalam proses kampenye, pendistribusian sembako maupun acara kekeluargaan dalam bentuk pemotongan tumpeng. Ketua PMI Provinsi Bali Bapak I Gusti Bagus Alit Putra, SH., S.Sos., M.Si yang berkesempatan hadir menyampaikan pesan terkait kerelawanan serta secara simbolis meyerahkan bantuan kepada 4 (empat) orang perwakilan warga setempat untuk menerima bantuan paket sembako.

Melalui kegiatan ini, dan sebagai organisasi Kemanusiaan, PMI Provinsi Bali tetap komit dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan, baik dalam situasi normal maupun tidak normal. Dan dengan berbagi di penghujung tahun, diharapkan menjadi akhir yang positif dan selanjutnya dapat memulai dengan awal yang lebih baik dalam meningkatkan kiprah dan eksistensi PMI di masyarakat.

Taufan p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *