PMI Daerah Bali, Siaga Banjir Marlboro

06-05-30-002
Lokasi Banjir (Jebolnya Areal Penahan Air)

Akibat adanya perubahan iklim Global, beberapa wilayah di Indonesia mengalami perubahan cuaca termasuk Pulau Bali. Adanya perubahan iklim ini menyebabkan wilayah Indonesia di daerah selatan mulai terkena imbas dari beberapa badai Tropis seperti badai George dan Jacobs yang terjadi beberapa waktu lalu.

Perubahan iklim ini masih dirasakan sampai saat ini di Bali yang masih seringnya terjadi hujan dengan curah hujan yang tinggi. Puncaknya terjadi pada tanggal 22 maret sampai dengan tanggal 23 maret yang lalu dimana hampir diseluruh wilayah Bali terjadi hujan lebat. Hujan selama 2 hari tersebut menyebabkan beberapa ruas jalan di Denpasar tergenang air. Selain itu beberapa aliran sungai yang alirannya tidak lancar akhirnya meluap ataupun ada yang senderannya jebol sehingga akhirnya air masuk ke pemukiman penduduk.

Salah satu dari senderan sungai yang jebol yakni Sungai Tukad Mati yang berada diwilayah Denpasar Barat dan alirannya sampai kewilayah Kuta. Jebolnya senderan dipinggir sungai Tukad Mati ini mnyebabkan pemukiman penduduk di jalan Pura Demak dan Jalan Malboro Barat Br. Buagan, Kelurahan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat tergenang air dengan ketinggian 1 meter. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan PMI Bali berkoordinasi dengan PMI Cabang Denpasar yang telah menurunkan team SATGANA PMI Cabang kelapangan. PMI Daerah Bali juga langsung menurunkan tim SATGANA Daerah yang ditugaskan untuk melakukan assessment selama 2 hari yakni hari jumat dan sabtu tanggal 23/24 maret 2007. Personel yang ditugaskan sebanyak 11 orang. Dari hasil assessment tersebut didapatkan informasi bahwa daerah itu sering mengalami banjir bahkan hampir tiap tahun. Karena sudah terbiasa masyarakat tidak mau mengungsi dan tetap tinggal diruman masing-masing. Hari pertama team satgana PMI Daerah Bali tetap dilapangan sempai dengan pukul 19.00 wita untuk melakukan assessment dan pada pukul 19.15 air yang menggenang telah surut sehingga team kembali ke posko Induk Penanggulangan Bencana.

Keesokan harinya team kembali kelapangan untuk memetakan daerah Banjir tersebut dengan personel sebanyak 6 orang. Dari kondisi terakhir dilapangan dinas PU telah membuat tanggul sementara menggunakan karung yang diisi tanah dan pasir. Untuk masalah kesehatan dinas kesehatan juga telah menyiagakan ambulance dari Puskesmas dan dokter puskesmas untuk mengatasi keluhan dari masyarakat. Dari pantauan dilapangan karena kehidupan masyarakat sudah mulai normal PMI Daerah Bali menarik anggota SATGANA yang ada dilapangan dan tetap siaga di posko Induk Penanggulangan Bencana. p

2 thoughts on “PMI Daerah Bali, Siaga Banjir Marlboro

  1. rumahku disan banjirnya masuk ke rumah nox. ini memang banjir erbesar yang pernah ada di marlboro

    ********agus*****
    jl. marlboro XV no 25 rumahku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *