PMI KAB.KLUNGKUNG GELAR DIKLAT DKP

Klk Diklat

Pengembangan generasi muda semakin dipacu dan digalakan di Kab.Klungkung demi terciptanya jejaring relawan yang makin berkembang dan semakin profesional di bidangnya masing-masing yang sesuai dengan visi dan misi organisasi Palang Merah Indonesia (PMI). Agar terciptanya kader – kader relawan yang mampu dan mencerminkan organisasi, dirasa perlu untuk  dibekali pengetahuan  sejak dini yang dimulai dari tingkat sekolah melalui wadah  Palang Merah Remaja (PMR). Pembekalan tersebut adalah salah satunya dengan mengadakan Diklat. Diklat Dewan Kerja PMR (DKP)  adalah salah satu cara untuk pembekalan tersebut. DIKLAT DKP di tunjukan untuk PMR Madya yang nantinya akan menjadi kader-kader inti di sekolahnya yang bertugas untuk mengembangkan kegiatan kepalangmerahan di sekolahnya  masing masing.Diawali dengan rapat yang bertempat di markas PMI Kab.Klungkung pada tanggal 22 Juli  yang dihadiri oleh Pengurus, Pembina PMR Madya se-Kab.Klungkung, Relawan dan tentunya segenap Staf PMI Kab.Klungkung, disepakati pelaksanaan Diklat DKP pada tanggal 24 s/d 27 juli 2011 yang mengambil tempat di markas PMI Kab.Klungkung. Diklat ini diikuti oleh 11 sekolah SMP se-Kab.Klungkung  yang diwakili oleh 5 orang perwakilan dari tiap- tiap sekolah. Dalam pembentukan Diklat ini dipanitiai oleh segenap Staf Markas, Satin Angkatan III, IV dan tentunya relawan PMI Kab.Klungkung.

Diklat yang dimulai tanggal 24 juli pada   pukul 01.00 WITA ini dimulai dengan  pembukaan yang dibuka oleh Pengurus ketua II Bag. PMR, Ngakan Made Mintu, kemudian dilanjutkan  dengan diisi dengan materi- materi PMR sesuai dengan kurikulum. Adapun materi – materi yang akan diberikan adalah Kepalangmerahan, Sekolah Siaga bencana (SSB), Donor Darah dan PRS (pada hari pertama), yang dilanjutkan dengan pemberian materi Kepemimpinan, Pertolongan pertama (PP), Perawatan keluarga(PK) pada hari ke-2 yang diisi juga dengan spesialisasi materi pada tiap-tiap peserta diklat.Tiap-tiap anggota diklat di arahkan untuk menguasai 1 materi pokok yang bertujuan supaya nantinya akan tercipta keahlian kusus pada setiap peserta diklat. Pada hari ke-3 hanya akan dilakukan traveling kepalangmerahan dan pada sore harinya peserta diklat akan  dituntun untuk membuat rencana kerja tindak lanjut (RKTL) di tiap-tiap sekolah dan dilanjutkan dengan acara api unggun pada malam harinya. Kemudian pada hari terakhir tepatnya pada tanggal 27  hanya akan  dilaksanakan pelantikan dan diakhiri dengan  upacara penutupan.

Diharapkan setelah Diklat DKP berakhir peserta yang sudah dilantik mampu menjalankan RKTL yang sudah dibuat dalam Diklat. Selain itu hal yang tidak kalah pentingnya  dalam pembentukan DKP ini adalah untuk membuat tim inti PMR di setiap sekolah SMP yang nantinya diharapkan mampu  mengembangkan dan mengaktifkan kembali kegiatan  PMR di sekolahnya masing – masing.

_sang they_

p

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *