Tepat pada tanggal 19 Agustus 2008 kemarin, stand PMI di pameran pembangunan Propinsi Bali, mendapat kunjungan sederhana dari Radio Republik Indonesia (RRI). Dimana stand RRI tidak terlalu jauh dengan Stand PMI. Kunjungan yang dilakukan RRI boleh dikatakan diluar dugaan dimana Pihak RRI yang datang ingin mengundang dari pihak PMI untuk melakukan siaran di stasiun mini RRI yang berada di kawasan Pameran Pembangunan
Acara On Air yang dilakukan oleh RRI ini, diwakili oleh Kabid PSKM PMI Daerah Bali, yakni Sdr. Eko Wardani yang pada saat itu mendapat giliran menjaga stand. Secara umum pembicaraan dalam siaran RRI ini, mengulas tentang transfusi darah, dan kegiatan-kegiatan seputaran PMI, Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI), dan Unit Transfusi Darah (UTD).
Pada kesempatan ini juga, PMI mencoba meluruskan tentang isu-isu yang beredar di masyarakat tentang tranfusi darah. Seperti yang kita ketahui, salah satu isu yang membuat citra PMI menjadi negative, yakni banyak masyarakat yang menganggap kalau PMI itu adalah sebuah organisasi yang menjual darah. Isu-isu inilah yang coba dilurusakan oleh Sdr. Eko Wardani, selaku Kabid PSKM. Selain mengulas tentang transfusi darah, pihak RRI juga menanyakan seputaran kader-kader relawan PMI dan kegiatan-kegiatannya.
Banyak harapan yang ingin disampaikan PMI kepada masyrakat, bahwa PMI itu bukan hanya mengurusi yang namanya darah saja, tetapi masih banyak tugas-tugas kemanusian yang harus diemban oleh PMI,PDDI, maupun UTD sekalipun. Melalui siaran yang dilakukan RRI bersama PMI pada saat Pameran Pembangunan Propinsi inilah, PMI, PDDI maupun UTD berharap masyarakat luas dapat merubah bahkan menghilangkan isu-isu negative tentang PMI, PDDI,dan UTD yang beredar luas, dengan mendengarkan siaran yang dilakukan Pihak RRI bersama dengan PMI Daerah Bali
Gek Binda
p
wah ini baru berita namanya.
Thanks gek untuk tulisannya.
Thanks jga mas eko, as usual you are so wonder.
regards
Sastra