
I Gusti Bagus Alit Putra,SH,S.Sos,M.Si resmi membebastugaskan I Putu Sastra Atmadja dari jabatan-nya sebagai kepala markas PMI Prov. Bali dalam rapat pleno yang diadakan Sabtu (7/4) kemarin. Pelepasan jabatan ini ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan yang disaksikan oleh pengurus dan seluruh Staff PMI Prov. Bali. Diambilnya keputusan ini adalah atas permintaan dari Bapak Sastra serta sebagai acuan, pandangan dan komitment dari masing masing bagian di PMI Bali terkait dengan penugasan staff markas yang diatur dalam aturan kepegawaian PMI Prov. Bali yang disusun bersama dengan seluruh Staff PMI Provinsi Bali. Pak Sastra sendiri berharap nantinya, orang yang akan mengantikan beliau adalah merupakan bagian dari staff PMI, hal ini dimaksudkan agar terciptanya regenerasi dan persamaan “ritme” dalam suatu organsasi.
Perlu diketahui juga IPutu Sastra Atmadja pada saat ini dipercayai oleh PMI Pusat untuk mengemban tugas sebagai pendamping program pengembangan PMI di wilayah NTT, untuk kurun waktu 1 tahun ke depan. Rapat Pleno kali ini juga membahas mengenai tugas dan fungsi dari staff fungsional dalam struktur organisasi PMI Bali yang dipaparkan oleh I Gede Sudiartha, berdasarkan dari hasil rapat maka untuk selanjutnya keberadaan staff fungsional dihapuskan dari struktur organisasi PMI.
Selain agenda diatas juga terdapat pembahasan isu- isu terkait seperti program hongkong Red Cross yang akan segera dimulai sehingga bidang PSKM PMI Prov. Bali sedang menyusun program kegiatan di kwartal I (Pertama) juga terkait dengan adanya BSMI di Bali, serta diinformasikan bahwasanya sekretariat jendral DPRD Pusat akan berkunjung ke Bali dalam hal pembahasan UU Palang Merah yang akan melibatkan unsur dari pemerintah, TNI dan instansi lainya.
p
Dear Rekan-Rekan Keluarga Besar PMI…
Yang bekerja dengan saya ataupun yang pernah bekerjasama dengan saya pribadi dan juga atas nama jabatan sebagai staf Markas PMI Prov Bali…
Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerjasama, kesempatan dan waktu yang sangat berharga bagi saya dalam membangun kapasitas diri dan organisasi selama ini…
Saya juga mohon maaf atas perbuatan, ucapan dan juga mungkin segala keputusan yang saya ambil ada yang membuat rekan2 tidak nyaman dan kecewa…bilapun itu terjadi itu semua karena ketidaksengajaan atau keputusan terbaik yang bisa saya ambil…
Saya harap PMI Bali kedepannya makin maju, makin eksis dan makin mantap dalam memberikan contoh, panutan dan pioneer dalam segala hal…
Bila tidak bisa menjadi pertama jadilah yang terbaik..
namun bila bisa keduanya..kenapa tidak…
Semangat…
Salam
SuksesMulia
S