
Bali memiliki luas wilayah 5.636.66 km2 , dan letaknya yang juga berada di jalur cincin api (ring of fire) serta memiliki 1 (satu) gunung api yang masih aktif serta kepadatan penduduknya sebanyak 3.891.428 (data tahun 2010), yang setiap tahunya mengalami pertumbuhan dan hal ini tidak sebanding dengan luasnya tempat yang dimiliki di masing masing wilayah. Serta berbagai macam bencana yang pernah terjadi di Bali seperti Banjir, tanah longsor, gunung meletus, Gempa dan bencana sosial lainya.
PMI ( PALANG MERAH INDONESIA ) sebagai salah satu perhimpunan nasional yang bergerak dalam hal aktivitas dan kegiatan sosial kemanusiaan dan juga sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam kegiatan sosial selalu berupaya meningkatkan kesiapsiagaanya baik dalam kapasitas maupun SDM nya untuk membantu kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan PMI di masing – masing tingkatan.
Hari ini PMI Provinsi Bali secara resmi mengukuhkan sebanyak 29 Relawan yang tergabung dalam Pendidikan dan Pelatihan Tingkat Dasar Korps Suka Rela (DIKLATDAS KSR ) se- Bali. Dimana keseluruhan peserta merupakan perwakilan Relawan yang di kirim dari seluruh PMI Kabupaten dan Kota di- Bali. Kegiatan yang telah dimulai sejak tanggal 8 Februari s.d 19 Februari 2013 ini dilaksanakan secara bertahap yaitu di Markas PMI Provinsi Bali selama 5 Hari dan 7 Hari dilaksanakan di lapangan tepatnya di Universitas Hukum Udayana. Sebanyak 29 Relawan ini dilatih dan ditempa untuk menjadi kader kader kemanusiaan yang Siap Siaga, Berbakthi dan Mengabdi,serta Profesional, Tanggap, di Cintai masyarakat.
Mekanisme pelatihan dilaksanakan dengan metode pemberian materi presentasi, praktek dan diakhir yaitu simulasi. Hal ini telah sesuai dengan standar kurikulum pelatihan yang telah ditetapkan oleh PMI yaitu standarisasi DIKLATDAS 120 jam dimana seluruh fasilitator pemateri bersertifikasi Nasional. Keseluruhan panitia dalam pelaksanaan kegiatan ini diambil dari unsur staff dan relawan baik provinsi maupun kabupaten dan kota.
Kegiatan yang ditutup oleh Bapak WAKA I Pengurus PMI Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Puasha Aryana, S.Sos, M.Si yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta yang juga diikuti oleh peserta lainya. Relawan relawan KSR ini diharapkan mampu mengemban misi misi kemanusian sebagai ujung tombak PMI. Relawan yang telah terlatih ini nantinya akan kembali ke PMI Kabupaten dan Kota mereka masing masing dan bergabung dengan markas PMI Kabupaten dan Kota yang nantinya apabila dibutuhkan baik dalam kegiatan bencana maupun operasi tanggap darurat bencana khususnya diwilayah BALI.
p