
Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali melalui kegiatan Rapat Kerja Bidang Sukarelawan PMI se-Bali kembali menyuarakan Aksi “Sahkan RUU Kepalangmerahan” menjadi UU Kepalangmerahan. Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 15 Maret 2016 bertempat di Hotel Puri Nusa Indah, Jl. Waribang Denpasar dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak Drs. Nyoman Puasha Aryana, M.Si. Aksi mendorong pengesahan RUU Kepalangmerahan memang menjadi salah satu isu hangat yang dibicarakan dalam kegiatan.
“RUU Kepalangmerahan harus dapat segera di sahkan sebagai konsekuensi logis keikutsertaan Negera Republik Indonesia dalam Konvensi Jenewa 1949 dimana Indonesia telah meratifikasinya melalui UU No. 59 Tahun 1958”. Demikian seperti yang disampaikan Taufan Kristanto selaku Diseminator PMI yang menyampaikan presentasi terkait Aksi dari Bali untuk pengesahan RUU Kepalangmerahan. “Selain itu, semakin banyaknya penyalahgunaan Lambang Palang Merah oleh kelompok maupun individu baik untuk kepentingan pribadi maupun bisnis telah menjadikan Lambang Palang Merah di pertanyakan ke ’Netral’ annya, sehingga diperlukan UU yang menjamin perlindungan bagu petugas Palang Merah” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Perwakilan 9 (sembilan) PMI Kabupaten/Kota yang hadir baik dari Unsur Pengurus, Kepala Markas dan Staff sepakat untuk terus dan lebih menggelorakan aksi dengan berbagai kegiatan di masing-masing wilayah. Sebelumnya masing-masing PMI Kabupaten Kota juga sudah mulai bergerak untuk mengkampanyekan aksi mendorong pengesahan RUU Kepalangmerahan melalui pemaksimalan peran social media (Facebook, Twitter, Instagram dll) dengan penggunaan tanda pagar #SavePMI sahkan #RUUKepalangmerahan.
Selain isu RUU Kepalangmerahan, beberapa agenda yang disampaikan dalam kegiatan Rapat Kerja Bidang Relawan ini antara lain Sosialisasi kegiatan Jumpa, Bhakti dan Gembira (JUMBARA) PMI VII yang dilaksanakan di Pangkep Sulawesi Selatan sebagai koordinasi awal untuk pengiriman peserta yang akan mewakili Bali dalam kancah Nasional tersebut. Selain itu juga dibahas isu-isu sekitar Kesukarelawan dan Organisasi PMI.
Taufan K p