
Bidang Perencanaan, Monitoring & Evaluasi dan Pelaporan (PMER) adalah salah satu unsur manajemen untuk bidang apapun, termasuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh PMl. Pekerjaan PMI bukanlah pekerjaan yang mudah untuk memberikan dampak yang berarti bagi masyarakat. Diperlukan orang-orang yang kompeten untuk dapat mengelola PMI dan program kerjanya dengan bijaksana, cermat, dan SMART.
Oleh karena itu kompetensi PMER merupakan modal untuk dalam mengelola program/proyek serta untuk dapat menggerakan roda organisasi, khususnya Markas dengan efektif. Pelatihan PMER ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan kompetensi yang diperlukan oleh Kepala Markas dan staf pimpinan unit kerja di Markas Provinsi dan kab/Kota. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan penyampaian teori yang juga disertai dengan latihan-latihan praktis yang terkait dengan tugastugas manajemen ke-Markasan.
Dalam kaitan ini, PMI Provinsi Bali berinisiasi melaksanakan Pelatihan PMER yang dianggap mendesak untuk dilaksanakan, sehingga tata laksana organisasi khususnya dalam hal Perencanaan, Monitoring & Evaluasi dan Pelaporan dapat dilaksanakan secara sinergis baik pada level Pusat, Provinsi sampai dengan Kabupaten/Kota. Pelatihan PMER di laksanakan pada tanggal 20-24 Januari 2015 bertempat di B Hotel, Jl. Imam Bonjol – Denpasar. Kegiatan dibuka secara resmi pada 20 Januari 2015 sekitar pukul 19.00 Wita oleh Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali Bapak dr. I Gusti Lanang Made Rudiartha, MHA didampingi Bapak Drs. Wayan Riman Aryadi (Pengurus Bidang Organisasi) dan Bapak I Gede Sudiartha, S.Sos., M.Si (Wakil Sekretaris Pengurus PMI Provinsi Bali), serta dari perwakilan Palang Merah Amerika Ibu Merry Ivana Turnip.
Kegiatan Pelatihan diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang perwakilan PMI Provinsi Bali, PMI Kabupaten/Kota se-Bali dan perwakilan Palang Merah Amerika. Pelatih / Fasilitator daam kegiatan ini terdiri dari 5 (lima) orang antara lain Ibu Merry Ivana Turnip (Palang Merah Amerika), Bapak Mesdiono (PMI Provinsi Kalimantan Timur), Ibu Euis Komalasari (PMI Provinsi DKI Jakarta), Bapak Budi Suharjo (PMI Provinsi Bali) dan Taufan Kristanto (PMI Provinsi Bali). Untuk mendukung kelancaran kegiatan ditunjuk 2 (dua) orang panitia yang juga merupakan alumni pelatihan PMER yang berasal dari PMI Kabupaten Buleleng dan Bangli.
“Sampai dengan berakhirnya kegiatan Pelatihan PMER, semangat dan antusiasme peserta tidak menurun untuk mengikuti kegiatan pelatihan” kata Bapak Mesdiono dalam penyampaian pesan dan kesan pada acara penutupan Pelatihan PMER. Dan secara resmi Pelatihan PMER PMI se-Bali ditutup oleh Wakil Sekretaris PMI Provinsi Bali, Bapak I Gede Sudiartha, S.Sos., M.Si. Dengan berakhirnya kegiatan, diharapkan PMI Provinsi Bali dan PMI Kabupaten/Kota se-Bali dapat memiliki persepsi dan mengaplikasikan secara bersama-sama kadeah-kaedah PMER di masing-masing wilayah.
Taufan
p