
Tenda Posko PMI pada kegiatan Tsunami Drill
Sejak tanggal 24 Desember 2006, Markas PMI Daerah Bali bisa dikatakan ramai dengan segala aktifitasnya. Mereka yang meramaikan antara tidak lain dan tidak bukan adalah anggota Satgana Daerah, Satgana Cabang dan Tim Sibad yang berasal dari PMI Cabang se-Bali. Rupanya mereka sedang mempersiapkan kegiatan besar yang akan dilaksanakan pada tanggal 26 Desember sebagai hari peringatan bencana fenomenal yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara, yaitu terjadinya Gempa-Tsunami.
Tidak tanggung-tanggung Tim-tim yang dibentuk PMI Daerah Bali mempersiapkan mulai dari Pendirian beberapa tenda peleton yang akan difungsikan untuk Posko PMI, pendirian tenda penampungan serta fasilitas MCK, Pelaksanaan dapur umum sampai dengan Distribusi bantuan untuk para korban.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 yang diawali dengan kondisi biasa dimana masyarkat sekitar yang ada di Pantai Sindhu Sanur, dimana kemudian terjadilah gempa yang disampaikan untuk beberapa saat yang disampaikan oleh panitia. Gempa susulan terjadi dan selanjutnya timbullah Tsunami yang ceritanya melahap kawasan pantai sindhu dan sekitarnya.
Untuk selanjutnya, masyarakat dengan dibantu para petugas termasuk PMI didalamnya menuju tempat pengungsian yaitu di Lapangan Pica Sanur yang kurang lebih berjarak 3 km dan dianggap aman sebagai tempat pengungsian. Ditempat pengungsian inilah para korban mendapatkan perawatan dan bantuan dari beberapa instansi/lembaga serta LSM.
PMI sendiri melakukan Assesment, evakuasi sampai dengan pelayanan kesehatan dengan Ambulance yang mobile serta adanya Posko rumah Sakit Lapangan. Juga dibuka posko Dukungan Psikologis, Dapur Umum, Restoring Family Link (RFL), Distribusi dan Gudang.
Kegiatan ini difasilitasi oleh Ristek bekerjasama dengan beberapa lembaga/instansi dan LSM terkait sedangkan peserta berasal dari siswa sekolah yang diundang serta masyarakat sekitar yang berjumlah sekitar 1000 orang. Kegiatan diakhiri dengan pembagian door price dan acara hiburan. p